Kisah Kepahlawanan Nahak Amerika, Bupati Simon: Saya Salah Satu Keturunannya

  • Bagikan

Malaka, Mensanews.com-Di Malaka ini dahulu orang kenal dua pahlawan, yang kebetulan nama marganya Nahak, kalau menurut sejarah saya salah satu keturunannya, sehingga di Malaka itu terkenal dengan pahlawan pertama tertua, dan paling sakti itu adalah Nahak Maroe Rai, beliau punya wilayah kekuasaan tidak hanya di Timor tetapi sampai ke Timor Leste. Bahkan sampai ke daratan Flores Larantuka.

Lalu Pada jaman penjajahan Jepang, hadirlah leluhur kami namanya Nahak Amerika, yang mana kuburannya sampai sekarang masih ada. Alampun menyetujui yang ditandai dengan ayam berkokok saat Bupati menuturkan kisah ini, yang artinya menyetujui. Ini fakta bahwa ada seorang nama Nahak Amerika.

Baca Juga :  Seroja Membawa Berkat, Menghadirkan Kardinal Ignasius Di Malaka

Lalu tentu orang bertanya kenapa pada jaman itu sudah disebut Nahak Amerika? Kita tidak mengerti tetapi ketika beliau masih hidup dia datang dengan beberapa teman orang Asing dan bisa berbahasa inggris lalu orang bertanya itu bahasa apa? Ia menjawab Bahasa Amerika.

Konon ceritanya, waktu itu Jepang sangat mengincar beliau (Nahak Amerika) harus dihabiskan karena ketika Ba’I Nahak meninggal mewariskan tongkat kekuasaan untuknya supaya melanjutkan perjuangan ini, “terus berjuang melawan penjajah, tumpaskan penjajah yang ada di tanah Malaka” pesan Ba’l Nahak kepada Nahak Amerika.

Baca Juga :  Sapa Diaspora Malaka, Bupati Simon Ajak Bersinergi Membangun Malaka

Warisan tongkat kekuasaan inilah yang menjadi dasar perjuangan Beliau untuk berjuang, berperang, melawan Jepang. Dari tempat ini, kata Bupati Simon, daerah kelahiran saya Wewiku, dan tepatnya disebuah pohon jambu (kalau orang wewiku sebut dengan Ai Malae) lebih terkenal lagi dengan Ae Malai Kau. Dan di tempat itulah kuburannya Nahak Amerika ada di situ.

“Kuburannya berupa Sumur, karena dia (Nahak Amerika) dimasukan ke sumur, karena dengan segala macam senjata ditembak juga tidak mempan, dipotong juga tidak mempan, akhirnya dia minta untuk dimasukan saja di sumur”, tutur Bupati Simon

Baca Juga :  Bupati Simon: Penyakit Covid-19 Ini Ada, Jangan Kita Main-Main.

Nahak Amerika membeberkan kepada orang Jepang, kalau mau supaya leher saya itu putus dari kepala saya, caranya ambil kelewang saya lalu sentuh betis orang yang mau membunuh saya, biarkan darah yang keluar dari betisnya dioleskan ke kelewang sedikit baru tebas ke leher saya maka bisa putus.

  • Bagikan