Usulan Bupati Malaka Terkait Revitalisasi Kawasan Transmigrasi Dua Desa Mendapat Apresiasi  Dari Kementerian Desa

  • Bagikan
Bupati Simon Pose bersama Kementerian Desa pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi , Abdul Halim Iskandar, usai Mengikuti Rakornas Transmigrasi

Surabaya, Mensanews.com– Bupati Malaka Dr. Simon Nahak S.H., M.H., mengusulkan revitalisasi kawasan menjadi dua Desa baru, mendapat apresiasi dari Kementerian Desa pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar.

“Program yang saya usulkan adalah ingin membangun dua desa pemekaran, dan sentralnya pada transmigrasi, dan desa pertama adalah desa Weoe dusun  Uluk Lubuk yang akan dimekarkan dengan nama desa Pancasila, dan desa pemekaran yang kedua di Kapitan Meo akan diberi nama Desa Berdikari,”Ungkap Bupati Simon melalui telepon Seluler kepada media ini Rabu, 9 Maret 2022.

Baca Juga :  Bupati Simon Hadiri Pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah

Kegiatan Rakornas Transmigrasi Tahun 2022 ini mengusung  tema “Koordinasi dan Integrasi Membangun Kawasan Transmigrasi Mendukung Tercapainya SDGs Desa dalam hal ini, percepatan pencapian tujuan Nasional Berkelanjutan.

Perlu diketahui bahwa pada umumnya transmigrasi hanya memiliki 4 tujuan yakni;,  Meningkatkan potensi ekonomi, meratakan persebaran penduduk, meningkatkan taraf hidup rakyat, memindahkan penduduk dari tempat yang padat penduduk ke tempat yang jarang pendukuk.

Tetapi Bupati Simon menambahkan satu tujuan transmigrasi khusus untuk kabupaten Malaka adalah menerima warga Malaka asal Timor Leste.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UGM: Air Hujan dan Air Laut Solusi Atasi Kebutuhan Air di Sabu

“Jadi adanya program transmigrasi ini sangat membantu penduduk warga Timor Leste menjadi warga Negara Indonesia sekaligus warga masyarakat kabupaten Malaka.”,Jelas Bupati Simon.

  • Bagikan