Dari Garis Perbatasan RI-Timor Leste, Bupati Malaka Serukan Ora et Labora

  • Bagikan
Caption Foto: Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH didampingi Ketua TP PKK Kab. Malaka, Maria Martina Nahak dan Pimpinan Perangkat Daerah Kab. Malaka saat mengikuti Perayaan Ekaristi di Gereja Salib Suci Alas, Minggu, 20 Maret 2022. Foto : Herryklau/kominfo Malaka

Malaka, Mensanews.com– Kehidupan yang seimbang dan harmonis hanya bisa tercipta dengan integritas moral dan mental yang baik, ditunjang disiplin hidup yang tinggi.
Kehidupan yang baik pun harus sejalan dengan prinsip usang Ora et Labora artinya berdoa dan bekerja. Seluruh pekerjaan yang dijalani mesti dilakukan dengan jujur, tulus dan tuntas. Tidak harus dengan setengah hati.

Sebagai orang kristiani, prinsip Ora et Labora hendaknya terus menjiwai rutinitas yang dijalani dalam mengamalkan nilai-nilai universal seperti kebaikan, kebajikan dan cinta kasih.

Baca Juga :  Bupati Simon: Saya Tipe Manusia Yang Tidak Bisa Dipengaruhi Dan Diintervensi

Pernyataan itu disampaikan Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H., M.H., saat didaulat membawakan sambutan di Gereja Salib Suci Alas, Dekenat Malaka saat mengikuti Misa Minggu Prapaskah III seturut Liturgi dan Kalender Katolik, Minggu (20/3/2022).

Gereja Salib Suci Alas terletak di Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka persis di garis perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste.

Bupati Simon menghimbau dan mengajak kepada seluruh umat yang hadir untuk saling mendoakan, untuk saling menguatkan dan meneguhkan dengan saling mendoakan.

Baca Juga :  Wabup Malaka Minta Perketat Pos Penjagaan Antar Wilayah untuk Mencegah Persebaran Covid-19

“Kekuatan utama kita adalah doa. Makanya, kita saling mendoakan agar Allah senantiasa menyertai dan membimbing kita dalam tugas dan karya, lewat karya Roh Kudus,” katanya.

Akan tetapi, bukan hanya doa dan tanpa bekerja. Harus juga bekerja keras untuk memperoleh hasil yang baik seturut talenta yang Tuhan berikan kepada diri masing-masing.

Di hadapan umat yang hadir, Bupati Simon yang pernah menjadi umat di Paroki Katedral Roh Kudus Denpasar ini mengetengahkan dirinya bersama Pimpinan Perangkat Daerah yang hadir akan terus berkeliling di 20 paroki dan gereja yang ada di Kabupaten Malaka ini.

Baca Juga :  Akui Daerahnya Berada Di Perbatasan, Bupati Simon : Butuh Alumni Praja IPDN Yang Paham Ilmu Politik Pemerintahan

“Saya akan terus berkeliling untuk mengatakan kepada umat bahwa pemerintah dan gereja akan terus bekerja sama dalam seluruh kegiatan baik di bidang pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan. Hal itu sebagai bentuk pelayanan cinta kasih seturut ajaran iman,” ungkapnya.

  • Bagikan