Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Apel Gelar Pasukan Pam VVIP Kunker RI, Danrem 161/WS Bacakan Amanat Pangdam IX/Udy

Labuan Bajo, Mensanews.com- Komadan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Iman Budiman, S.E., selaku Dansatgas Pamwil NTT memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pengamanan Kunjungan Kerja Presiden Joko Widodo di Kabupaten Manggarai Barat yang bertempat di halaman kantor Bupati Manggarai Barat, Rabu 2o Juli 2022.

Pangdam IX/Udayana selaku Pangkoops Pam Wilayah Bali Nusra, Mayor Jenderal TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M., dalam amanatnya yang dibacakan Danrem 161/WS Brigjen TNI Iman Budiman mengatakan, “Agenda Kunjungan Kerja Presiden RI dan rombongan selama dua hari yaitu tanggal 21 s.d 22 Juli 2022 di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat NTT, dalam rangka meresmikan Bandara Internasional Komodo, meresmikan dan menandatangani Prasasti Penataan Kawasan Pulau Rinca Taman Nasional Komodo, meresmikan penataan kawasan Marina Labuan Bajo dan menyaksikan pentas seni. Setelah itu, Presiden akan meninjau proyek pembangunan sarana hunian pendukung kawasan Marina Labuan Bajo, dilanjutkan meresmikan dan menandatangani Prasasti Proyek”, kata Pangdam.

“Lanjut Mayjen Sonny, pembangunan IPA WAE MESE II dan Pengamanan Kunjungan Kerja Presiden RI beserta rombongan ke Provinsi NTT merupakan suatu kehormatan dan kepercayaan yang diberikan oleh Negara kepada kita. Untuk itu, kita harus junjung tinggi kehormatan dan kepercayaan tersebut dengan berbuat maksimal agar rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.”

Baca Juga :  Ketua DPRD Kab TTU Apresiasi Penyaluran Bantuan Beras Kodam IX/Udayana

“Dalam setiap Pengamanan VVIP, Kodam IX/Udayana selaku Kogasgabpad Pam VVIP wilayah Bali dan Nusa Tenggara bersama-sama dengan Polda NTT, Pemerintah Daerah, Provinsi maupun Kabupaten/Kota serta unsur pendukung lainnya selalu bersinergi untuk mencapai tujuan dan sasaran pengamanan VVIP. Segala sesuatu yang terkait dengan perencanaan, persiapan dan pelaksanaan Pengamanan VVIP harus disesuaikan dengan dinamika dilapangan, sehingga selalu kita mulai dari awal dan tidak ada istilah rutinitas. Dalam pelaksanaannya memerlukan kejelasan tugas, tanggung jawab serta rantai komando yang efektif dan efisien agar tujuan dan sasaran pengamanan baik obyek, rute dan tempat pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan maksimal”, tegas Pangdam.