Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Empat Tahun Kepemimpinan Victory-Joss, Gubernur Minta SMSI Gelar Diskusi Publik Kritis

Kupang, Mensanews.com– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur berencana menggelar Diskusi Publik dengan tema Refleksi Kritis 4 Tahun Kepemimpinan Victory-Joss. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mendukung penuh kegiatan tersebut. Diskusi tersebut diharapkan menjadi forum kritis terhadap berbagai program dan kebijakan pemerintah provinsi.

“Saya tidak mau forum diskusi ini jadi forum puja-puji saja untuk kami. Saya ingin forum ini menjadi forum yang dapat memberikan masukan kritis konstruktif untuk kemajuan NTT,” kata Gubernur Viktor saat menerima rombongan Pengurus SMSI NTT di ruang kerja Gubernur, Selasa 30 Agustus 2022.

Menurut Gubernur VBL, kegiatan diskusi tersebut harus dirancang secara bagus dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten pada bidangnya baik itu kalangan legislatif maupun akademisi.

Baca Juga :  Hadiri HUT NTT Ke-63, Bupati Simon: Ada Perasaan Gembira Bercampur Sedih

“Kita ingin mendengarkan masukan dari mereka yang berkompeten terkait berbagai kekurangan-kekurangan kita selama memimpin NTT sehingga kita bisa memperbaikinya secara bersama untuk membangun daerah ini ke arah yang lebih baik ke depannya,” jelas Gubernur VBL.

Lebih lanjut Gubernur Viktor mengungkapkan komitmennya bersama wakil gubernur untuk membawa provinsi NTT semakin hebat. Pemerintah Provinsi juga terus mendorong semua pihak terutama lembaga keagamaan untuk terlibat aktif dalam pembangunan dan kemajuan NTT dengan semangat kolaboratif.

“Diharapkan sebelum akhir tahun ini, PLTS bertenaga besar di Sumba dapat mulai dibangun. Pertengahan bulan September ini akan dilakukan FGD (Focus Group Discussion, red) terakhir. Kehadiran PLTS ini akan bawa lompatan besar untuk Pulau Sumba. Begitu pun dengn pembangunan Free Trade Zone di perbatasan dengan Timor Leste akan membawa perubahan besar terhadap perekonomian kita khususnya Pulau Timor. Kita punya potensi daging,ikan, lobster, rumput laut,garam, bambu serta kelor, kopi dan komoditas potensial lainnya, semuanya dengan kualitas terbaik. Kita terus kembangkan semua potensi ini dengan semangat kolaborasi, tidak bisa hanya andalkan APBD sehingga kita bisa melakukan loncatan besar,” ungkap Gubernur VBL.