Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bertemu Tim Kemendes dan Peneliti Undana, Bupati SN Bahas Pengembang Jagung Di Malaka

Kupang, Mensanews.com– Dalam membangun kabupaten Malaka, Bupati  Dr. Simon Nahak, S.H., memegang prinsip lebih cepat lebih baik. Sehingga setiap informasi apapun yang berhubungan dengan pembangunan di Malaka dirinya segera tanggap dan eksekusi.

Begitu halnya ketika beliau melakukan perjalanan ke Kota Kupang bersama pengurus Pertina Kabupaten Malaka untuk beraudien dengan Kapolda NTT, dirinya memanfaatkan waktu sela untuk bertemu dengan tim dari Kemendes RI, Tim peneliti Pertanian Undana dan Kadis Koperasi dan Nakertrans Provinsi NTT.

“Saya suka untuk lebih cepat lebih baik, walaupun saya jalan dengan tugas lain tetapi sambil jalan kalau ada informasi terkait pembangunan kabupaten Malaka, saya pasti pasti cepat respon”, tandasnya.

Baca Juga :  Araksi Beri Catatan Positif untuk Pemda Malaka di Akhir Tahun 2022

Bupati Malaka mengatakan program utamanya adalah swasembada pangan sehingga saambil berlibur saya berpikir bagaimana supaya program ini bisa berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat Malaka.

Pasalnya, menurut Simon Nahak, Malaka memiliki potensi alam yang cukup hebat, dimana dari sisi geografis Malaka berbatasan darat dengan Timor Leste sedangkan laut berbatasan dengan Timor Leste dan Australia. Dan lebih hebatnya lagi Malaka ini berada di Pulau Timor yang nota bene pulau timor sendiri terdapat dua Negara yakni Indonesia dan Timor Leste.

Baca Juga :  Gubernur VBL Lakukan Panen Perdana Simbolis Shorghum Di Hamparan Parek Walang

Ketika kita berbicara potensi, Malaka memiliki potensi pertanian, perikanan, peternakan, dan pariwisata dan juga ada sumber daya manusianya, penduduk kami sekarang sekitar 200ribu lebih yang bisa diberdayakan untuk bekerja kolaborasi.

Potensi pertanian Malaka

Malaka memiliki lahan sawa seluas 5.269 hektar, yang baru kami manfaatkan 100 hektar namun sudah menghasilkan beras bahkan beras tersebut sudah dilaunching dengan nama brandnya beras Nona Malaka.