Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Pj. Gubernur Hadiri Peluncuran Program dan Dialog Interaktif Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah

Kupang, Mensanews.com– Bertempat di Hotel Harper Kupang pada Rabu 25 Oktober 2023 dilaksanakan Peluncuran Program dan Dialog Interaktif Penguatan Ekosistem Kemitraan Untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah.

Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G.L. Kalake, SH., MDC dalam sambutannya mengungkapkan, apresiasi atas peluncuran program tersebut.

“Terkait Peluncuran Program ini, patut kita berikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemenristek Dikti beserta jajarannya, Direktorat Fasilitasi Riset Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI, serta Konsorsium Pendidikan Tinggi Vokasi NTT yakni Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Politeknik Negeri Kupang dan Politeknik elBajo Commodus Labuan Bajo yang telah menginisiasi Peluncuran Program Penguatan Ekosistem Kemitraan Untuk Pengembangan Inovasi Vokasi Berbasis Potensi Daerah ini. Upaya ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan daerah dan masyarakat dalam upaya pembangunan Sumber Daya Manusia dan ekonomi di daerah ini,” kata Ayodhia.

Baca Juga :  Bupati Simon Resmikan Gedung Berlantai Tiga RSPP Betun, Bertepatan Dengan HUT Ke-58

“Ini merupakan sebuah upaya kolaboratif dalam meningkatkan produktivitas dan _value added_ dari potensi-potensi unggulan NTT. Kehadiran ekosistem kolaborasi diharapkan dapat mendorong perencanaan tenaga kerja dan inovasi pendidikan vokasi menjadi lebih jelas dan efektif. Pendidikan vokasi tentunya diharapkan menjadi lebih fleksibel dan adaptif untuk menyesuaikan kapan dan berapa banyak lulusan yang disiapkan sesuai dengan pembangunan dan potensi daerah NTT,” jelas Ayodhia.

Ayodhia menjelaskan, Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang berkontribusi besar terhadap PDRB NTT, karena menjadi mata pencaharian mayoritas masyarakat NTT masih mengandalkan pola pengelolaan tradisional.

Baca Juga :  Soal Kualitas Pendidikan, Bupati Simon: Tidak Perlu Banyak Bicara Di Tengah Pandemi Covid-19

“Hasil-hasil produksi dari ketiga sektor ini yang diekspor ke luar NTT juga masih berupa komoditas-komoditas mentah. Karena itu, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan jumlah dan nilai investasi serta hilirisasi terhadap berbagai komoditas-komoditas unggulan daerah yang diharapkan nantinya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat NTT,” paparnya.

“Saat ini Pemerintah provinsi NTT sangat membutuhkan tenaga kerja trampil di berbagai bidang untuk mengoptimalkan berbagai potensi-potensi sumber daya alam yang ada. Karena itu, dibutuhkan desain perencanaan tenaga kerja _(workforce planning)_ dan inovasi _(innovation planning)_ sistematis yang diharapkan muncul dari ekosistem kemitraan ini,” tambahnya.