Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Infrastruktur Pelayanan Publik Harus Menjadi Prioritas Pembangunan

IMG 20201020 WA0055

MENSANEWS.COM, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menegaskan bahwa infrastruktur pelayanan publik harus menjadi prioritas dalam pembangunan.
Hal ini diungkapkannya saat meresmikan Kecamatan Loaholu, sekaligus Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Jabatan Camat Loaholu, beserta perangkatnya di Desa Oeleu, (20/10/2020)
Lebih jauh dikatakan, dalam pembentukan daerah baru termasuk pemekaran Kecamatan, tidak boleh lagi fokus pada pembangunan infrastruktur perkantoran. Namun harus lebih utamakan pembangunan infrastruktur di bidang pelayanan publik.

“Kita banyak kali salah artikan pemekaran suatu wilayah baru, baik itu pemekaran Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan maupun pemekaran Desa. Kita terlalu fokus dan serius dalam membangun kantornya, sehingga uang habis untuk bangun kantor, tapi rakyatnya malah tertinggal. Seharusnya pembangunan dibidang pelayanan publik kita nomorsatukan dibandingkan pembangunan gedung kantor,” jelas Gubernur Laiskodat.

Ia menambahkan, cara berpikir lama harus dibuang. “Mumpung ada Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD di sini. Saya ingatkan lagi agar perencanaan pembangunan kecamatan baru ini tidak boleh dimulai dari pembangunan infrastruktur gedung kantor. Saya harapkan bapa Camat yang nanti dilantik harus buang jauh-jauh cara berpikir lama. Harus mampu dan wajib tahu bagaimana memverifikasi penduduknya, siapa yang miskin, tanahnya ada atau tidak, bagaimana kehidupan sehari-harinya. Itu harus mampu didesain dengan baik,” tambah Gubernur Laiskodat.

Baca Juga :  Gubernur NTT Beri Apresiasi Yayasan Swisscontact

Seorang pemimpin, kata gubernur, harus memiliki _spirit fighting_ serta kreatif, inovatif dalam mengelola potensi dan memaksimalkan semua keterbatasan yang ada.

“Kita tahu ini merupakan tugas dan tanggung jawab yang berat buat bapa Camat dan jajarannya. Tapi saya harus katakan bahwa bapa Camat harus punya semangat kerja dan harus mampu maksimalkan semua potensi. Walaupun tanpa uang sekalipun tetap harus mampu berkembang,” texas Laiskodat.
Gubernur juga mengingatkan agar kecamatan yang baru jangan sampai menjadi beban daerah.

“Jangan sampai kecamatan yang baru ini nantinya malah menjadi beban daerah dengan meningkatnya penduduk miskin. Oleh karena itu, kita harus efektif, efisien dalam mengelola anggaran. Karena untuk majukan daerah-daerah yang terbatas seperti ini, kita harus mampu menyiasati anggaran kita dengan lebih baik sehingga kemajuan-kemajuan pembangunan itu terasa langsung oleh rakyat kita,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Laiskodat Pantau Vaksinasi Covid-19 bagi Pekerja Media di Kupang

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Viktor juga mengapresiasi kinerja Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan kearah yang lebih baik terlebih dalam hal penanganan stunting.