Menteri Suharso : Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal

  • Bagikan

Jakarta, Mensanews.com- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, acara tersebut dilaksanakan pada, Rabu, 17 Maret 2021.

Dalam rapat tersebut, Menteri menjawab beberapa pertanyaan, salah satunya dari Anggota DPR RI yang menanyakan tentang roadmap tahun 2021.

“Tahun 2021 adalah tahun awal pemulihan ekonomi, dan fokus pemulihan ekonomi tahun 2021 adalah meningkatkan konsumsi dan mobilitas masyarakat paska vaksinasi mencapai 70 juta orang, mendorong investasi, terutama investasi infrastruktur yang dapat menyerap tenaga kerja dan dapat dilakukan segera,” imbuh Menteri.

Baca Juga :  Kerja Sama Dagang NTT-Jatim, Wagub Berharap Turunkan Angka Kemiskinan

Dalam kesempatan yang sama Menteri juga menyampaikan Strategi Kementerian PPN/Bappenas dalam rangka percepatan Pembangunan di daerah tertinggal.

“Dalam rangka strategi percepatan daerah tertinggal, Kementerian PPN/ Bappenas dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sedang menyusun rancangan Peraturan Presiden tentang Strategi Nasional Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal atau STRANAS-PPDT 2020-2024,” ujar Menteri.

Menteri menjelaskan, strategi percepatan pemerataan juga dilakukan dengan meningkatkan aksesibilitas kawasan 3T dan menghubungkan dengan pusat-pusat pertumbuhan wilayah serta mengoptimalkan efektivitas kebijakan afirmatif di kawasan 3T. Fokus penanganan kawasan 3T adalah kawasan perdesaan, kawasan perbatasan, kawasan transmigrasi, daerah tertinggal, dan kawasan kepulauan.

  • Bagikan