<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kebijakan Fiskal Pemerintah &#8211; Mensa News</title>
	<atom:link href="https://www.mensanews.com/tag/kebijakan-fiskal-pemerintah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mensanews.com</link>
	<description>Smart, Comprehensive and Global</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Dec 2024 06:32:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.mensanews.com/wp-content/uploads/2019/06/cropped-icon-46x46.png</url>
	<title>Kebijakan Fiskal Pemerintah &#8211; Mensa News</title>
	<link>https://www.mensanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penyesuaian Tarif PPN Jadi 12%: Kebijakan yang Tetap Melindungi Masyarakat Menengah ke Bawah</title>
		<link>https://www.mensanews.com/ekonomi-bisnis/11281/penyesuaian-tarif-ppn-jadi-12-kebijakan-yang-tetap-melindungi-masyarakat-menengah-ke-bawah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[MensaNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2024 06:31:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bebas PPN]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Esensial Bebas Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Fiskal Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Pajak 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Kebutuhan Pokok Bebas Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Penyesuaian Tarif PPN]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan Rakyat Kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Tarif PPN 12%]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mensanews.com/?p=11281</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kupang, Mensanews.com &#8211; Pemerintah Indonesia telah menetapkan rencana penyesuaian tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com/ekonomi-bisnis/11281/penyesuaian-tarif-ppn-jadi-12-kebijakan-yang-tetap-melindungi-masyarakat-menengah-ke-bawah/">Penyesuaian Tarif PPN Jadi 12%: Kebijakan yang Tetap Melindungi Masyarakat Menengah ke Bawah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com">Mensa News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.mensanews.com/tag/kupang"><strong>Kupang</strong></a>, Mensanews.com &#8211; Pemerintah Indonesia telah menetapkan rencana penyesuaian tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% paling lambat pada tahun 2025. Kebijakan ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 yang telah disahkan sejak 2021.</p>
<p>Jupiter Heidelberg Siburian, Penyuluh Pajak Pratama Kupang, menjelaskan bahwa kebijakan ini bukan aturan baru, tetapi merupakan langkah yang direncanakan secara bertahap untuk menjaga stabilitas fiskal negara.</p>
<p><strong>Tarif Bertahap untuk Stabilitas</strong></p>
<p>Menurut Jupiter, tarif PPN telah disesuaikan dari 10% menjadi 11% pada tahun 2022, dan akan meningkat menjadi 12% pada 2025.</p>
<p>Penyesuaian ini bertujuan untuk menyeimbangkan penerimaan negara dan mendukung pembangunan, tanpa memberikan beban berlebih kepada masyarakat menengah ke bawah.</p>
<p><strong>Barang dan Jasa yang Tetap Bebas PPN</strong></p>
<p>Dalam kebijakan ini, sejumlah barang dan jasa tetap dibebaskan dari PPN untuk melindungi daya beli masyarakat. Barang dan jasa yang bebas PPN meliputi:</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com/ekonomi-bisnis/11281/penyesuaian-tarif-ppn-jadi-12-kebijakan-yang-tetap-melindungi-masyarakat-menengah-ke-bawah/">Penyesuaian Tarif PPN Jadi 12%: Kebijakan yang Tetap Melindungi Masyarakat Menengah ke Bawah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com">Mensa News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
