<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ernest Prayuda &#8211; Mensa News</title>
	<atom:link href="https://www.mensanews.com/tag/ernest-prayuda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mensanews.com</link>
	<description>Smart, Comprehensive and Global</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jul 2025 12:25:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.mensanews.com/wp-content/uploads/2019/06/cropped-icon-46x46.png</url>
	<title>Ernest Prayuda &#8211; Mensa News</title>
	<link>https://www.mensanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Destar Kehormatan, Air Kehidupan: AFC Ukir Sejarah di Kupang</title>
		<link>https://www.mensanews.com/daerah/12066/destar-kehormatan-air-kehidupan-afc-ukir-sejarah-di-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[MensaNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 12:24:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ernest Prayuda]]></category>
		<category><![CDATA[pendiri Asayama Family Club (AFC) Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mensanews.com/?p=12066</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kupang, Mensanews.com&#8211;  Di tengah deru angin pagi dan hiruk-pikuk Bandara El Tari Kupang, sebuah peristiwa...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com/daerah/12066/destar-kehormatan-air-kehidupan-afc-ukir-sejarah-di-kupang/">Destar Kehormatan, Air Kehidupan: AFC Ukir Sejarah di Kupang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com">Mensa News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kupang, Mensanews.com</strong>&#8211;  Di tengah deru angin pagi dan hiruk-pikuk Bandara El Tari Kupang, sebuah peristiwa sarat makna berlangsung pada Rabu (23/7/2025). Tepat pukul 06.00 WITA, pesawat yang membawa Ernest Prayuda, pendiri Asayama Family Club (AFC) Indonesia, mendarat dengan tenang. Bukan hanya kedatangan biasa, tapi langkah nyata dari sebuah misi kemanusiaan besar yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>Ernest Prayuda tidak datang sendiri. Ia didampingi oleh koleganya Sudarmawan Tjandra, serta tim kemanusiaan AFC. Menjejakkan kaki di bumi Flobamorata, mereka disambut secara adat oleh Eagle Team, satuan pendamping lokal yang telah menjalin kerja sama intensif dengan AFC di lapangan.</p>
<p>Momen istimewa itu diwarnai dengan pengalungan selendang dan pemakaian destar, mahkota kain khas NTT, yang dalam tradisi setempat merupakan lambang kehormatan tertinggi dan penerimaan penuh dari masyarakat kepada seorang tamu agung. Sebuah tanda bahwa Ernest Prayuda bukan lagi orang luar tetapi saudara.<img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-12068" src="https://www.mensanews.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250723-WA0047.jpg" alt="IMG 20250723 WA0047" width="561" height="1280" title="Destar Kehormatan, Air Kehidupan: AFC Ukir Sejarah di Kupang 2"></p>
<p><strong>Dari Aston Menuju Toblolong: Perjalanan Misi Kemanusiaan</strong></p>
<p>Setelah rehat singkat di Hotel Aston Kupang, rombongan melanjutkan perjalanan darat menuju Desa Toblolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang lokasi simbolis dari perjuangan panjang masyarakat melawan krisis air. Di desa inilah, AFC mengukir sejarah dengan penandatanganan prasasti dan peresmian simbolis proyek 10 titik air bersih yang dibangun di berbagai pelosok NTT.</p>
<p>“Ini bukan sekadar bantuan. Ini adalah janji hidup yang kami wujudkan bersama masyarakat NTT,” ujar Ernest Prayuda dalam sambutannya di hadapan warga, tokoh adat, dan pemerintah daerah.</p>
<p>Melalui proyek ini, AFC Indonesia mengucurkan dana sebesar Rp2,5 miliar untuk pembangunan fasilitas air bersih di sepuluh lokasi yang tersebar di beberapa kabupaten di NTT, seperti Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, dan Sumba.</p>
<p>Proyek ini menyasar wilayah yang selama ini berada dalam cengkraman kekeringan kronis, tempat di mana air bersih lebih mahal dari bensin, dan perempuan serta anak-anak harus berjalan berjam-jam hanya untuk mendapatkan seember air dari sumber yang belum tentu layak konsumsi.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com/daerah/12066/destar-kehormatan-air-kehidupan-afc-ukir-sejarah-di-kupang/">Destar Kehormatan, Air Kehidupan: AFC Ukir Sejarah di Kupang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com">Mensa News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penghormatan Budaya NTT: Ernest Prayuda dan Sudarmawan TJandra Disambut dengan Kain Tenun Belu di Bandara Eltari Kupang</title>
		<link>https://www.mensanews.com/daerah/12046/penghormatan-budaya-ntt-ernest-prayuda-dan-sudarmawan-tjandra-disambut-dengan-kain-tenun-belu-di-bandara-eltari-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[MensaNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 08:51:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[AFC Life Science]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Destar Lidak]]></category>
		<category><![CDATA[Eagle Team AFC Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Ernest Prayuda]]></category>
		<category><![CDATA[Founder of AFC]]></category>
		<category><![CDATA[Identitas budaya Belu]]></category>
		<category><![CDATA[Kain Raimanuk]]></category>
		<category><![CDATA[Kain Tenun Belu Talik Raimanus]]></category>
		<category><![CDATA[Penyambutan Bandara Eltari Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Sudarmawan TJandra]]></category>
		<category><![CDATA[Tenun Sui]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mensanews.com/?p=12046</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kupang, Mensanews.com – Dalam suasana penuh kehangatan dan kebanggaan budaya lokal, dua tokoh penting yakni...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com/daerah/12046/penghormatan-budaya-ntt-ernest-prayuda-dan-sudarmawan-tjandra-disambut-dengan-kain-tenun-belu-di-bandara-eltari-kupang/">Penghormatan Budaya NTT: Ernest Prayuda dan Sudarmawan TJandra Disambut dengan Kain Tenun Belu di Bandara Eltari Kupang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com">Mensa News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kupang, Mensanews.com</strong> – Dalam suasana penuh kehangatan dan kebanggaan budaya lokal, dua tokoh penting yakni Founder of AFC, Ernest Prayuda, bersama rekannya Sudarmawan TJandra, mendapat sambutan istimewa saat tiba di Bandara Eltari Kupang, Rabu pagi (23 Juli 2025).</p>
<p>Eagle Team AFC NTT secara khusus menyambut mereka dengan mengenakan kain tenun tradisional Belu, yaitu Talik Raimanus, serta memberikan destar khas Lidak dan selendang tenun Sui simbol penghormatan yang kaya makna budaya dari Nusa Tenggara Timur.</p>
<p><strong>Simbol Penghargaan dan Kepemimpinan<img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-12048" src="https://www.mensanews.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250723-WA0030.jpg" alt="IMG 20250723 WA0030" width="650" height="366" title="Penghormatan Budaya NTT: Ernest Prayuda dan Sudarmawan TJandra Disambut dengan Kain Tenun Belu di Bandara Eltari Kupang 5" srcset="https://www.mensanews.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250723-WA0030.jpg 650w, https://www.mensanews.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250723-WA0030-400x225.jpg 400w, https://www.mensanews.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250723-WA0030-250x140.jpg 250w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /></strong></p>
<p>Prosesi penyambutan ini bukan sekadar seremoni, tetapi mencerminkan nilai luhur masyarakat NTT dalam menghormati tamu, terutama mereka yang dianggap memiliki kontribusi atau posisi kepemimpinan. Destar berbentuk kupu-kupu yang dikenakan di kepala oleh para penjemput merupakan atribut khas dari masyarakat Lidak, Kabupaten Belu melambangkan status sosial tinggi, kepemimpinan, serta kebijaksanaan dalam berpikir.</p>
<p>Sementara itu, selendang Sui dan kain Raimanuk yang dikenakan atau diberikan, dikenal memiliki motif yang rumit dan eksklusif, menandai ketangkasan, ketelitian, dan warisan budaya yang kuat. Tak semua orang mampu membuat tenunan ini, menjadikannya simbol status yang hanya diberikan pada individu terpilih.</p>
<p style="text-align: left;">“Ini adalah bentuk penghargaan kami terhadap para pemimpin, baik dari dalam maupun luar daerah. Menyambut mereka dengan tenun asli Belu adalah wujud dari jati diri dan kebanggaan kami sebagai masyarakat NTT,” ujar salah satu anggota Eagle Team Evi Klau.</p>
<p><strong>Makna Budaya Kain Raimanuk <img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-12052" src="https://www.mensanews.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG-20250723-WA0032.jpg" alt="IMG 20250723 WA0032" width="650" height="775" title="Penghormatan Budaya NTT: Ernest Prayuda dan Sudarmawan TJandra Disambut dengan Kain Tenun Belu di Bandara Eltari Kupang 6"></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com/daerah/12046/penghormatan-budaya-ntt-ernest-prayuda-dan-sudarmawan-tjandra-disambut-dengan-kain-tenun-belu-di-bandara-eltari-kupang/">Penghormatan Budaya NTT: Ernest Prayuda dan Sudarmawan TJandra Disambut dengan Kain Tenun Belu di Bandara Eltari Kupang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com">Mensa News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
