<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pertanian &#8211; Mensa News</title>
	<atom:link href="https://www.mensanews.com/tag/pertanian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.mensanews.com</link>
	<description>Smart, Comprehensive and Global</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 May 2023 03:13:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://www.mensanews.com/wp-content/uploads/2019/06/cropped-icon-46x46.png</url>
	<title>Pertanian &#8211; Mensa News</title>
	<link>https://www.mensanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Serahkan Benih Kacang Hijau, Bupati Simon: Menanamlah! Agar Cukup Makan</title>
		<link>https://www.mensanews.com/daerah/9283/serahkan-benih-kacang-hijau-bupati-simon-menanamlah-agar-cukup-makan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[MensaNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 May 2023 03:06:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malaka Dr.Simon Nahak SH.MH]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malaka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.mensanews.com/?p=9283</guid>

					<description><![CDATA[<p>Malaka, Mensanews.com- Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H., M.H., menyerahkan bantuan beni Kacang Hijau Varietas...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com/daerah/9283/serahkan-benih-kacang-hijau-bupati-simon-menanamlah-agar-cukup-makan/">Serahkan Benih Kacang Hijau, Bupati Simon: Menanamlah! Agar Cukup Makan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com">Mensa News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Malaka, Mensanews.com-</strong> Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H., M.H., menyerahkan bantuan beni Kacang Hijau Varietas Vima 3 secara simbolis kepada empat kelompok Tani di Kantor Balai penyuluh pertanian kecamatan kobalima, Desa Rainawe 11 Mei 2023.</p>
<p>Dalam sambutannya Bupati SN mengajak seluruh kelompok tani untuk menanam kacang hijau yang sudah diterima oleh empat kelompok tersebut, karena kacang hijau tersebut akan dijadikan Brand Forelakateu yang mana mendukung program swasembada pangan.</p>
<p>&#8220;Mari Menanam, Agar cukup makan&#8221;, ungkap Bupati SN.</p>
<p>Baginya jika masyarakat mau menanam, maka akan cukup makan.<br />
Karena sebagai kepala daerah SN ingin melihat masyarakatnya cukup makan.<img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-9285" src="https://www.mensanews.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230513-WA0012.jpg" alt="IMG 20230513 WA0012" width="800" height="600" title="Serahkan Benih Kacang Hijau, Bupati Simon: Menanamlah! Agar Cukup Makan 2" srcset="https://www.mensanews.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230513-WA0012.jpg 650w, https://www.mensanews.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230513-WA0012-100x75.jpg 100w, https://www.mensanews.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230513-WA0012-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></p>
<p>&#8220;Kita akan terus melakukan ini, karena potensi kita itu ada di pertanian. Dan sekalipun kita sebagai seorang Bupati, Kepala Dinas, Kabag, camat, Kepala Desa, kita tetap butuh makan.Sering saya katakan tanpa logistik logika tidak dapat bermain&#8221;,kata SN.</p>
<p>SN Menjelaskan bahwa disamping Masyarakat cukup makan, dengan menanam kacang hijau dan jagung juga bisa untuk dijual agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat itu sendiri.</p>
<p>&#8220;Kalau masyarakat cukup makan, kemudian bisa dijual, apalagi tanam beni bibit harganya lebih dari yang biasa dijual, Jadi kalau 1 kilo 24 ribu<br />
Saya membayangkan satu kelompok 15 orang, punya 15 ton saja itu sudah memperbaiki ekonomi masyarakat saya&#8221;, tandas SN.</p>
<p>SN mengakui kesulitan yang selalu dihadapi masyarakat adalah kesulitan pupuk, tetapi untuk daerah Malaka tidak membutuhkan banyak pupuk karena tanah Malaka sudah cukup subur, dan jika masayarakat memiliki dua komoditi, kacang hijau dan jagung, sudah cukup, ditambah lagi dengan beras, akan lebih dari cukup.</p>
<p>Untuk komoditi jagung, Bupati SN akan melakukan kerjasama dengan STM Nenuk yang mana akan membawah mesin sederhana, yaitu mesin perontok bulir jagung dari tongkolnya yang disebut sebagai pemipilan jagung 1 jam 1 ton.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com/daerah/9283/serahkan-benih-kacang-hijau-bupati-simon-menanamlah-agar-cukup-makan/">Serahkan Benih Kacang Hijau, Bupati Simon: Menanamlah! Agar Cukup Makan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com">Mensa News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rp20 Milyar Amat Tidak Cukup Mendanai Gerakan Tanam Jagung Panen Sapi</title>
		<link>https://www.mensanews.com/ekonomi-bisnis/2218/rp20-milyar-amat-tidak-cukup-mendanai-gerakan-tanam-jagung-panen-sapi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[MensaNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2021 09:53:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mensanews.com/?p=2218</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kupang,Mensanews.com– Gerakan Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) merupakan salah satu langkah strategis pembangunan ekonomi rakyat...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com/ekonomi-bisnis/2218/rp20-milyar-amat-tidak-cukup-mendanai-gerakan-tanam-jagung-panen-sapi/">Rp20 Milyar Amat Tidak Cukup Mendanai Gerakan Tanam Jagung Panen Sapi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com">Mensa News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kupang,Mensanews.com</strong>– Gerakan Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) merupakan salah satu langkah strategis pembangunan ekonomi rakyat NTT melalui pendekatan pertanian dan perkebunan rakyat yang tentunya disesuaikan dengan kultur dan kearifan lokal masyarakat NTT.</p>
<p>Melalui gerakan ini para petani NTT dibiasakan untuk mengoptimalkan setiap lahan kosong pada masa transisi musim penghujan ke musim kering, dimana lahan pertanian yang memiliki potensi sumber daya air harus dioptimalkan dengan menanam jagung dengan pola perputaran ekonomi produktif.</p>
<p>Kepala Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (Prov.NTT ),Ir. Lucky F.Koly ditemui media ini di ruang kerjanya Rabu,(10/3/2021) mengatakan sebagaimana telah diketahui bahwa melalui gerakan tanam jagung panen Sapi tentunya upaya peningkatan ekonomi rakyat NTT semakin berangsur baik. Hal ini dikarenakan setiap lahan kering atau pun basah dioptimalkan secara baik, efektif, dan efisien. “Tujuan dari gerakan TJPS adalah untuk mengoptimalkan lahan selama renggang waktu musim panas. Lahan yang punya potensi ditanam jagung lalu hasil dari penjualan jagung itu dibeli sapi” jelas Lucky.</p>
<p>Lebih lanjut Luky menambahkan terkait keunggulan gerakan ini dimana gerakan ini merupakan suatu gerakan luar biasa dari kecerdasan seorang pemimpin daerah da;lam hal ini Gubernur NTT, Dr. victor B. Laiskodat,SH.,M.Si yang harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat. “Gerakan tanam Jagung Panen Sapi merupakan sebuah terobosan dari ide kecerdasan seorang Gubernur dalam membangun daerahnya” Ungkap Lucky.</p>
<figure id="attachment_2219" aria-describedby="caption-attachment-2219" style="width: 1280px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://mensanews.com/wp-content/uploads/2021/03/sekertaris-pertanian.jpg" target="_blank" rel="noopener"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2219" src="http://mensanews.com/wp-content/uploads/2021/03/sekertaris-pertanian.jpg" alt="sekertaris pertanian" width="1280" height="960" title="Rp20 Milyar Amat Tidak Cukup Mendanai Gerakan Tanam Jagung Panen Sapi 3" srcset="https://www.mensanews.com/wp-content/uploads/2021/03/sekertaris-pertanian.jpg 650w, https://www.mensanews.com/wp-content/uploads/2021/03/sekertaris-pertanian-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></a><figcaption id="caption-attachment-2219" class="wp-caption-text">Sekertaris Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan Prov.NTT, Ir.Miqdonth S.Abolla M.Si</figcaption></figure>
<p>Hal senada juga disampaikan oleh Sekertaris Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan Prov.NTT, Ir.Miqdonth S.Abolla M.Si mengatakan untuk luas lahan gerakan tanam jagung panen sapi seluas 40.000 hektar untuk seluruh NTT, namun untuk optimalnya baru 10.000 hektare dengan mekanisme pembiayaan dari dana PEN. “Untuk pendanaannya tahun 2020 sebesar Rp20 milyar sehingga tentunya sangat minim bila dikalkulasikan biaya per haktare hanya Rp2 juta” tandas Abolla.</p>
<p>Menjawab media ini terkait besaran dana untuk tahun 2021 tidak lain abolla mengatakan belum bisa memastikan besaran dananya karena masih dalam tahap proses. “Saya belum berani mengatakan berapa besaran biayanya per tahun karena untuk dana PEN sedang dalam proses, apakah jadi atau tidak” ungkap Abolla.</p>
<p>Terlepas dari gerakan tanam jagung penen sapi, Abollapun diperhadapkan pertanyaan media ini terkait sarana pertanian hand tractor yang selama ini diparkirkan dihalaman kantor Dinas Pertanian NTT. Oleh Abolla mengatakan tractor-tractor itu merupakan alat pertanian yang diadakan oleh dinas dan sebagian pemerintah pusat melalui aspirasi masyarakan Pak ansy Lema.</p>
<p>“Ada sekitar 52 unit tractor.Tractor ini difungsikan untuk membantu petani ketika ada petani yang meminta bantuan kita siap menurunkan alatnya dengan tanpa memungut biaya dari petani” jelas Abolla.</p>
<p>Lebih lanjut Abolla mengatakan ada dana yang dianggarkan khusus terkait operasional tractor sebesar Rp750.000 sekali beroperasi. Dana ini dimasukan pada pagu anggaran tahun berjalan.</p>
<p><strong><em>(Frondes)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com/ekonomi-bisnis/2218/rp20-milyar-amat-tidak-cukup-mendanai-gerakan-tanam-jagung-panen-sapi/">Rp20 Milyar Amat Tidak Cukup Mendanai Gerakan Tanam Jagung Panen Sapi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com">Mensa News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur VBL Bersama Pimpinan Undana Bahas Pengembangan Pertanian, Peternakan, dan Perikanan</title>
		<link>https://www.mensanews.com/pendidikan/1080/gubernur-vbl-bersama-pimpinan-undana-bahas-pengembangan-pertanian-peternakan-dan-perikanan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[MensaNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2020 15:24:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur VBL]]></category>
		<category><![CDATA[MENTRI KELAUTAN DAN PERIKANAN]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[Pimpinan Undana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mensanews.com/?p=1080</guid>

					<description><![CDATA[<p>MENSANEWS.COM NTT, Pemerintah Provinsi NTT terus aktif membangun sektor pertanian, peternakan dan perikanan untuk menopang pembangunan...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com/pendidikan/1080/gubernur-vbl-bersama-pimpinan-undana-bahas-pengembangan-pertanian-peternakan-dan-perikanan/">Gubernur VBL Bersama Pimpinan Undana Bahas Pengembangan Pertanian, Peternakan, dan Perikanan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com">Mensa News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MENSANEWS.COM NTT</strong>, Pemerintah Provinsi NTT terus aktif membangun sektor pertanian, peternakan dan perikanan untuk menopang pembangunan dengan bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Hal tersebut dibahas dalam audiens Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama Para Pimpinan Universitas Nusa Cendana, Selasa (15/08/2020).</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;"><strong>“Kita akan terus kembangkan pembangunan dibidang pertanian. Misalnya untuk lahan di Sumba Tengah dengan luas 3000 Ha itu akan dibangun 50 sumur bor untuk mendukung kebutuhan air. Sumba itu daerah yang kaya untuk potensi pertanian harus dikembangkan infrastrukturnya dengan baik sehingga lahan yang kosong itu bisa dimanfaatkan. Jadinya masyarakat akan senang dan tidak malas untuk menanam, Kemudian wilayah Sumba bagian selatan itu juga akses jalannya belum bagus dan harus dikerjakan untuk juga membantu mobilisasi, ” jelas Gubernur.</strong></p>
</blockquote>
<p>“Untuk peternakan juga harus kita dukung. Kita lihat untuk daerah Sumba sendiri masih impor telur ayam dari luar. Ke depannya jangan lagi seperti itu. Peternakan akan kita kembangkan lebih baik untuk Sumba, Timor dan Flores mulai dari produksi ayam, telur ayam, babi dan sapi. Kita juga tingkatkan terus pengembangan program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) dan saya mau pihak Universitas Nusa Cendana untuk dukung program ini,” ujar Gubernur Viktor.</p>
<p>Gubernur juga ingin agar pelaku akademik dalam hal ini mahasiswa untuk bisa turun langsung kepada masyarakat dengan memiliki program terapan di sektor pertanian, peternakan dan perikanan.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;"><strong>“Mahasiswa yang dibina di bangku perguruan tinggi harus bisa menjalankan program ditengah masyarakat. Misalnya untuk mahasiswa pertanian punya program tanam porang atau jagung, mahasiswa peternakan punya program pengembangan produksi sapi, dan juga budidaya ikan oleh mahasiswa fakultas peternakan. Harus ada hasilnya dan menjadi salah satu ukuran kelulusan mahasiswa. Kita pihak pemerintah dukung itu dengan anggaran yang kita siapkan. Hal ini baik sehingga ilmu dari kajian ilmiah itu bisa dirasakan langsung masyarakat dan ada hasilnya untuk pembangunan,” katanya.</strong></p>
</blockquote>
<p>“Kita harus kerja sama antara Pemerintah dan juga Perguruan Tinggi dalam kajian pengembangan tiga sektor ini. Kita juga akan kontrol ke lapangan melihat pelaksanaan dengan masyarakatnya dan juga produksinya. Harus ada hasil yang baik,” tambah beliau.</p>
<p>Lebih lanjut dikatakannya, pembangunan ditengah masyarakat tidak boleh dihambat karena semuanya untuk peningkatan kesejahteraan. “Saya ingin juga pembangunan kita terus lanjutkan dan jangan pernah dihambat. Walaupun kita sekarang sedang dilanda pandemi covid 19 namun harus tetap kita bekerja dengan jalankan protokol kesehatan juga mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh,” tegasnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com/pendidikan/1080/gubernur-vbl-bersama-pimpinan-undana-bahas-pengembangan-pertanian-peternakan-dan-perikanan/">Gubernur VBL Bersama Pimpinan Undana Bahas Pengembangan Pertanian, Peternakan, dan Perikanan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.mensanews.com">Mensa News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
