Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Selenggarakan Webinar, FDEP Minta Bupati Simon Jadi Narasumber

nahak baru baru baru baru
Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H., M.H.

Kebutuhan garam Indonesia setiap tahun terus tumbuh. Pada tahun 2021 kebutuhan garam nasional sebesar 4.671.700 ton. Kebutuhan garam nasional 2021 didominasi oleh kebutuhan industri manufaktur sebanyak 3,9 juta ton, sedangkan konsumsi rumah tangga sebanyak 325 ribu ton.

Kebutuhan garam konsumsi sudah swasembada oleh garam lokal, namun untuk memenuhi kebutuhan garam industri masih sangat jauh. Permasalahan produksi garam di Indonesia karena metode pembuatannya tergantung pada cuaca dan pengelolaan di lahan kecil.

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi untuk produksi garam guna mensubsitusi garam impor. Potensi lahan tambak garam di NTT mencapai 60.000 ha. NTT memiliki keunggulan wilayah untuk memproduksi garam dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia.

Baca Juga :  Prof Rokhmin Dahuri Ungkap 2 Potensi Perikanan Malaka, Bupati Simon: Perlu Ada SDM Lokal Menanganinya

Saat dikonfirmasi, Ketua Forum Diskusi Ekonomi Politik (FDEP) Susetyo Raharjo mengatakan acara webinar ini dibuka untuk umum dan media. Webinar menyadikan diskusi mengenai swasembada garam di Indonesia, dan berharap Bupati Simon Nahak dapat mengikuti sebagai narasumber pada webinar. (Oll)