“Dengan berbelanja di UMKM, kita ikut menggerakkan ekonomi daerah,” ujarnya di salah satu stan kerajinan.
Malam yang Penuh Warna
Malam di Fatukolen bukan berarti suasana meredup. Dari atas panggung utama, festival menghadirkan berbagai pertunjukan seni—mulai dari fashion show etnik, konser musik lokal, hingga pentas seni kontemporer.
Ketika udara makin menusuk, justru gelak tawa dan sorakan penonton semakin membahana. Di puncak acara, Wagub Johni naik ke panggung dan menyanyikan lagu-lagu andalannya bersama warga. Lagu “Rumah Kita di Sini” dan “Dapa Usir” menyatu dengan angin malam, membalut Fatukolen dengan kehangatan yang tak tergantikan.
Lebih dari Sekadar Festival
Melalui siaran pers resminya, Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT menegaskan bahwa Festival Musim Dingin TTS 2025 merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Provinsi NTT untuk memajukan sektor pariwisata, seni budaya, dan ekonomi kreatif di wilayah pegunungan.
“Fatukolen bukan hanya tentang panorama yang indah, tapi juga tentang bagaimana masyarakat berdaya, budaya dijaga, dan pemerintah hadir mendukung.”
Dengan semangat “AyoBangunNTT”, festival ini menjadi bukti bahwa di balik hawa dingin, ada bara semangat dan kebersamaan yang terus menyala di Timor Tengah Selatan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










