SUMBA TIMUR, Mensanews.com-Keandalan listrik menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan bisnis perhotelan di Waingapu, Sumba Timur. Karena itu, menjaga pasokan listrik bukan hanya soal memastikan lampu tetap menyala, tetapi juga menjamin aktivitas pelayanan, kenyamanan tamu, hingga operasional bisnis berjalan tanpa gangguan.
Kesadaran itulah yang mendorong PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba memperkuat komunikasi langsung dengan pelanggan melalui program PLN Goes to You dalam momentum Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026.
Pada Selasa, 8 September 2026, jajaran manajemen PLN UP3 Sumba menyambangi MYZE Hotel di Waingapu, Sumba Timur. Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi dan apresiasi kepada pelanggan, tetapi juga menjadi ruang dialog untuk mendengar kebutuhan, menyerap aspirasi, sekaligus membangun kolaborasi yang lebih erat terkait pelayanan kelistrikan.
Langkah ini memperlihatkan pendekatan PLN yang semakin menempatkan pelanggan sebagai bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan.

Bagi sektor usaha seperti hotel, kebutuhan terhadap listrik yang stabil dan andal bersifat sangat vital. Sistem penerangan, pendingin ruangan, perangkat elektronik, jaringan komunikasi, hingga berbagai fasilitas pendukung pelayanan tamu sangat bergantung pada kontinuitas pasokan energi listrik.
Karena itu, komunikasi langsung antara PLN dan pelanggan menjadi penting untuk memastikan kebutuhan kelistrikan dapat dipahami secara lebih konkret.
MYZE Hotel Apresiasi Keandalan Listrik PLN di Waingapu
Apresiasi terhadap kondisi kelistrikan di Waingapu disampaikan Manager Teknik MYZE Hotel, Deni P.
Menurutnya, kualitas dan keandalan pasokan listrik PLN di Sumba, khususnya Waingapu, saat ini semakin baik sehingga memberikan rasa aman bagi operasional hotel.
“Listrik PLN di Sumba, khususnya Waingapu, saat ini sudah sangat andal dan aman. Harapan kami ke depan, semoga bisa terwujud two-supply system (dua sumber pasokan listrik) sehingga keandalan operasional hotel kami senantiasa terjaga tanpa kendala,” ungkap Deni.
Harapan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kebutuhan pelanggan terhadap listrik tidak berhenti pada persoalan tersedianya energi. Pelanggan usaha juga membutuhkan tingkat keandalan yang mampu menopang keberlangsungan operasional, terutama bagi sektor yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat dan wisatawan.
Konsep two-supply system yang diharapkan MYZE Hotel pada prinsipnya diarahkan untuk memperkuat ketahanan pasokan melalui dukungan dua sumber suplai. Dengan sistem tersebut, kontinuitas kelistrikan diharapkan semakin terjaga ketika salah satu sumber mengalami gangguan atau membutuhkan penanganan.
Aspirasi seperti ini menjadi bagian penting dari komunikasi antara PLN dan pelanggan, karena kebutuhan kelistrikan setiap pelanggan dapat memiliki karakteristik yang berbeda sesuai dengan jenis usaha dan tingkat ketergantungannya terhadap listrik.
PLN UP3 Sumba: Aspirasi Pelanggan Jadi Energi untuk Berbenah
Menanggapi masukan MYZE Hotel, Manager PLN UP3 Sumba Ronald Tilmans menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pelanggan sekaligus menegaskan komitmen PLN untuk terus menjaga kualitas pelayanan.
Menurut Ronald, masukan pelanggan menjadi bahan evaluasi penting bagi PLN dalam melakukan perbaikan layanan secara berkelanjutan.
“PLN UP3 Sumba terus berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik dan memberikan pelayanan terbaik.
Masukan dan harapan dari pelanggan seperti MYZE Hotel adalah energi bagi kami untuk terus mengevaluasi dan membenahi diri secara berkelanjutan,” ujar Ronald.
Ia menambahkan, melalui program PLN Goes to You, PLN ingin memastikan komunikasi dengan pelanggan berlangsung secara lebih dekat dan terbuka.
“Melalui PLN Goes to You, kami ingin memastikan PLN senantiasa hadir lebih dekat, mendengarkan dengan hati, serta membangun sinergi yang kokoh,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pelayanan PLN tidak hanya berorientasi pada penyediaan energi listrik, tetapi juga pada bagaimana perusahaan membangun hubungan dengan pelanggan.
Dalam konteks pelayanan publik, ruang dialog semacam ini menjadi penting karena memungkinkan persoalan, kebutuhan, dan harapan pelanggan disampaikan secara langsung kepada pengelola layanan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










