“Untuk wilayah Lantamal II Padang dan Lantamal III-Lanal Banten telah dilaksanakan sesuai jadwal namun untuk wilayah Kupang terpaksa ditunda pelaksanaannya mengingat pada saat itu Kupang dan sebagian besar wilayah Provinsi NTT mengalami bencana alam Badai Seroja.”
“Pelatihan fungsi penanggulangan bencana alam di Padang, Banten, dan Kupang dilaksanakan dengan sasaran sebagai berikut : yang pertama, meningkatkan kemampuan personel TNI AL dan masyarakat pesisir dalam Penanggulangan Bencana Alam, Gempa Bumi dan Tsunami sesuai mekanisme yang berlaku. Yang kedua meningkatnya pemahaman tentang resiko Bencana Alam, Gempa Bumi dan Tsunami di daerah Padang, Banten dan Kupang. Yang ketiga pemahaman akan fungsi masing-masing dan peran Penanggulangan Bencana Alam ditingkat Daerah atau Pusat dalam menghadapi ancaman risiko Bencana Gempa Bumi dan Tsunami,” ungkapnya.
Turut hadir pada kegiatan Pelatihan Penanggulangan Bencana Alam Program TNI AL yaitu : DanLanud Eltari Kupang, Kabasarnas Provinsi NTT, Walikota Kupang diwakili Kasatpol PP, Polda NTT diwakili Wadir, Kapolres Kota Kupang, Danramil Alak, Kapolsek Alak, Kepala BMKG Provinsi NTT, Kadis Provinsi NTT, Kalak BPBD Kota Kupang, Camat Alak dan lurah Namosain. (*/Oll)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










