Terkait literasi, Yohanes mengecek pelaksanaan kegiatannya di sekolah. Saat ini, hampir semua sekolah sudah melaksanakan kegiatan literasi sebelum jam pelajaran dimulai. “15 menit sampai 20 menit, siswa-siswi membaca. Setelah itu, baru dilanjutkan dengan jam mata pelajaran,” kata Yohanes sambil menambahkan kegiatan literasi ini telah didukung pula dengan Motor Pintar dan Mobil Pintar yang melaksanakan giat-giat di sekolah secara terjadwal.
Terobosan dan upaya Pemkab Malaka untuk meningkatkan minat baca terus dilakukan. Bupati Simon mendatangi Kantor Badan Perpustakan Nasional di Jakarta, pekan ini. Menurut Bupati Simon, sarana perpustakan seperti gedung dan perlengkapan buku penting untuk meningkatkan kecerdasan generasi di Kabupaten Malaka sebagai daerah perbatasan.
Bupati Malaka mengatakan Program Kartu Malaka Cerdas perlu didukung dengan berbagai kegiatan. Salah satunya, perlu ada sarana berupa perpustakan dan perlengkapannya. “Sehingga, bangunan gedung perpustakan dan kebutuhan lain sebesar Rp 11 milyar sangat dibutuhkan,” kata Bupati Simon saat audiens dengan Plt Kepala Perpustakan Umum dan Khusus, Nurhadi Saputra dan Sekretaris Utama Badan Perpustakan Nasional, Ofy Sofiana di Jakarta, Rabu (28/7/22).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










