Seleksi ini akan berakhir pada Sabtu, 13 September 2025, dengan 120 pemain telah ambil bagian. Persami akan dipimpin oleh pelatih kepala Dominggus Dan Krus, sosok yang dikenal memiliki pengalaman dan visi pembinaan jangka panjang.
El Tari Cup 2025: Ujian dan Momentum
El Tari Cup 2025 di Kabupaten Ende akan menjadi ujian pertama dari proses pembinaan ini. Bagi Persami Maumere, turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tapi simbol perjuangan dan kebangkitan. Diperkuat pemain-pemain lokal hasil seleksi ketat, tim ini diharapkan menjadi cerminan semangat dan harga diri masyarakat Sikka.
Dukungan Bupati Sikka menjadi dorongan moral dan politik yang sangat penting. Ini memberi legitimasi dan energi baru bagi pengurus Askab, pelatih, dan pemain untuk bergerak lebih jauh.
Membangun Sepak Bola dari Akar Rumput
Dukungan terhadap Persami Maumere adalah bagian dari misi lebih besar: membangun sistem sepak bola daerah yang berkelanjutan. Pembinaan usia dini, kompetisi internal, serta kolaborasi dengan dunia pendidikan menjadi fokus utama.
“Kalau kita ingin Persami berjaya, kita harus mulai dari bawah. Dari sekolah, dari kampung-kampung. Talenta itu ada, tinggal bagaimana kita memberi mereka ruang dan panggung,” ujar salah satu pengurus Askab.
Dengan dukungan penuh dari Pemkab Sikka, serta semangat lokal yang terus tumbuh, kebangkitan Persami Maumere bukanlah mimpi kosong. Ini adalah langkah awal menuju masa depan sepak bola Sikka yang lebih gemilang masa depan di mana anak-anak Nian Tana bermain bukan hanya untuk menang, tapi untuk menginspirasi dan membanggakan daerahnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










