Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Turnamen Catur Kupang 2025 Resmi Dibuka, Disabilitas Tampil Setara Tanpa Batas

Editor: Redaksi
IMG 20250906 WA0106

Kupang, Mensanews.com –
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi membuka Turnamen Catur Piala Wali Kota Kupang Tahun 2025 di Aula Hotel Sasando, Kamis (4/9). Turnamen bergengsi ini akan berlangsung selama empat hari hingga Minggu, 7 September 2025, dengan melibatkan lebih dari 300 pecatur dari berbagai usia dan latar belakang, termasuk delapan peserta disabilitas yang berlaga dengan aturan umum tanpa adanya dispensasi khusus.

Turnamen ini bukan hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga panggung inklusifitas dan kebersamaan, mengingat keikutsertaan peserta disabilitas mencerminkan semangat kesetaraan dalam olahraga.

Wali Kota: Catur Mendidik Strategi dan Karakter

Baca Juga :  Bupati JYPK Buka Teka Iku Cup II: “Ini Bukan Sekadar Turnamen, Ini Ajang Pemanasan Menuju PORPROV 2026

Dalam sambutannya, Wali Kota Christian Widodo menekankan bahwa olahraga catur merupakan sarana strategis untuk membentuk karakter generasi muda Kupang. Menurutnya, kemampuan berpikir cepat, analitis, dan penuh perhitungan dalam catur adalah nilai yang sangat relevan dengan tantangan masa kini.

“Bermain catur itu bukan hanya menggerakkan bidak, tetapi juga melatih daya pikir, membangun karakter, dan menyiapkan strategi. Saat orang baru memikirkan satu langkah, kita sudah menyiapkan tiga langkah ke depan,” ujar Wali Kota di hadapan para peserta.

Baca Juga :  Wabup Sikka Beri Restu! Tim Futsal SMAN 1 Maumere Siap Tempur di Piala Gubernur NTT

Pemerintah Kota Kupang pun memberikan dukungan nyata dengan mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp40 juta untuk penyelenggaraan turnamen ini. Dana tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan dan memotivasi para atlet untuk berprestasi lebih tinggi.

Catur Jadi Perekat dan Wadah Tumbuhnya Talenta Muda

Turnamen ini merupakan hasil kolaborasi antara Pondok Catur Nusa Tenggara Timur, Percasi Kota Kupang, dan KONI Kota Kupang. Ketua Percasi Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, menyatakan bahwa kompetisi ini memiliki tujuan lebih besar dari sekadar mencari juara.

Baca Juga :  Teka Iku Cup Season 2: Momentum Refleksi Perjuangan Moan Teka dan Moan Iku, Pejuang Rakyat Sikka

“Turnamen ini menjadi ruang untuk mengasah kemampuan, dari tingkat Sekolah Dasar hingga senior. Lebih dari itu, ini adalah ajang berbagi rasa dan kasih agar catur di Kota Kupang semakin terorganisir, baik di tingkat klub maupun kecamatan,” ujar Elvianus.