Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Menghalau Gelap di Sambi Rampas: Gotong Royong Warga Wejang Pongkor dan PLN Hadirkan Harapan Baru dari Pelosok Manggarai Timur

IMG 20260619 WA0006

Menyadari pentingnya menjaga ruang bebas hambatan di sekitar jaringan listrik, warga secara sukarela menyatakan kesediaan mereka untuk membantu membersihkan jalur yang akan dilalui jaringan listrik, termasuk melakukan penebangan pohon yang berpotensi mengganggu keamanan instalasi.

Kepala Desa Wela Lada, Erhardus Harsan, menegaskan bahwa pemerintah desa bersama masyarakat siap memberikan dukungan penuh agar pekerjaan dapat berjalan lancar hingga selesai.

“Ini adalah impian yang sudah lama kami tunggu-tunggu. Kami dari pemerintah desa dan seluruh warga siap mengawal penuh seluruh proses pekerjaan, termasuk membantu penebangan pohon secara sukarela di jalur jaringan. Kami percaya kehadiran listrik akan mengubah wajah ekonomi dan memicu peningkatan kualitas hidup di kampung kami,” tegas Erhardus.

Baca Juga :  Kesbangpol Provinsi Kunjungi Kesbangpol Malaka Terkait Koordinasi Implementasi Akselerasi Kegiatan P4GN

Pernyataan tersebut menunjukkan betapa besar harapan masyarakat terhadap dampak yang akan dihasilkan dari masuknya listrik ke wilayah mereka. Di tengah berbagai keterbatasan yang masih dihadapi kawasan pedesaan, listrik diyakini menjadi salah satu fondasi penting untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Dukungan masyarakat ini juga mendapat apresiasi dari Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Flores, Reza Eka Putra. Menurutnya, keterlibatan aktif warga menjadi faktor penting dalam mempercepat realisasi proyek sekaligus mencerminkan semangat kolaborasi antara negara dan masyarakat.

Baca Juga :  Lakukan Upacara Tabur Bunga, Bupati Simon: Kita Tidak Boleh Mengabaikan Kebesaran Tuhan, Leluhur, Dan Alam

“Dukungan penuh dari Pemerintah Desa Wela Lada dan masyarakat Wejang Pongkor adalah modal terbesar kami. Sinergi ini membuat kami semakin optimis proyek ini bisa rampung tepat waktu. PLN terus berkomitmen menghadirkan terang hingga ke ujung-ujung desa sebagai wujud nyata kehadiran negara bagi seluruh masyarakat,” ungkap Reza.

Program Lisdes yang dijalankan PLN di Wejang Pongkor menjadi bukti bahwa tantangan geografis bukan alasan untuk membiarkan masyarakat hidup tanpa akses energi. Di tengah medan yang tidak mudah dan jarak yang jauh dari pusat pertumbuhan, PLN terus berupaya menghadirkan pemerataan pembangunan melalui penyediaan listrik yang andal.

Baca Juga :  Kadis SARPUS Sikka Ajak Warga Jadi Anggota Perpustakaan Frans Seda, Dorong Peningkatan Literasi dan IPLM Daerah

Lebih dari sekadar proyek teknis, pembangunan jaringan listrik di Dusun Wejang Pongkor merupakan simbol hadirnya harapan baru bagi masyarakat. Ketika cahaya listrik mulai mengalir ke rumah-rumah warga, yang hadir bukan hanya terang di malam hari, tetapi juga peluang, produktivitas, dan masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

Dengan semangat gotong royong antara PLN, pemerintah desa, dan masyarakat, Dusun Wejang Pongkor kini bersiap meninggalkan gelap yang selama ini membatasi aktivitas mereka, menuju babak baru kehidupan yang lebih cerah, mandiri, dan sejahtera.