Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Tiga Bulan Listrik Masuk Desa Pathau: Warga Rasakan ‘Kemerdekaan’ Terang dan Geliat Ekonomi

IMG 20260621 WA0001

Melihat dampak nyata tersebut, Manager PLN UP2K Kupang, Albertus Koko Hendriyanto, menyatakan bahwa perubahan di Desa Pathau adalah bukti nyata dari misi sosial dan ekonomi yang diemban PLN.

IMG 20260621 WA0003
Hadirnya listrik di Dusun 1 Desa Pathau menambah semangat anak-anak untuk belajar di malam.

“Tiga bulan setelah listrik menyala di Dusun 1 Desa Pathau ini menjadi bukti nyata pengaruh positif kehadiran listrik bagi masyarakat. Seluruh aspek kehidupan mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga interaksi sosial kini dapat bertumbuh pesat. Ini sejalan dengan harapan kita bersama, agar listrik hadir untuk menghidupkan kehidupan yang lebih baik,” pungkas Albertus.

Dihubungi secara terpisah, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa keberhasilan di Desa Pathau merupakan bagian dari komitmen besar PLN untuk menghadirkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah pelosok dan kepulauan Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga :  UKW Lancar, SMSI Apresiasi Dinas Kominfo Kota Kupang

“Kami di PLN berkomitmen penuh untuk terus mempercepat program listrik desa ini. Kehadiran listrik bukan sekadar menerangi rumah, melainkan penggerak roda ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal. Apa yang terjadi di Desa Pathau adalah potret kecil dari misi besar kami mewujudkan NTT Terang dan Sejahtera,” tutur Eko.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya proyek infrastruktur kelistrikan ini, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat setempat yang bahu-membahu menyukseskan pemasangan jaringan.

Baca Juga :  Menghalau Gelap di Sambi Rampas: Gotong Royong Warga Wejang Pongkor dan PLN Hadirkan Harapan Baru dari Pelosok Manggarai Timur

Kini, dengan terbukanya akses energi 24 jam di Desa Pathau, masyarakat tidak lagi memandang malam sebagai pembatas aktivitas. Nyala terang lampu di beranda rumah warga kini menjadi simbol optimisme baru sebuah kemerdekaan hakiki yang membawa asa bagi peningkatan taraf hidup dan masa depan generasi penerus di tanah Pathau.