Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Nasib 1.340 CPNS NTT Jadi Perhatian, Gubernur Instruksikan Percepatan Pemberkasan dan Latsar

IMG 20261021 WA0005

KUPANG, MENSANEWS.COM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berupaya mempercepat penyelesaian administrasi pemberkasan dan Pelatihan Dasar (Latsar) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang belum menuntaskan tahapan pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTT, Kanisius Mau, saat memimpin dialog daring bersama perwakilan CPNS dari sejumlah perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT, Selasa (20/10/2026) sore.
Dalam pertemuan melalui Zoom tersebut, para CPNS diberi kesempatan menyampaikan keluhan, pertanyaan, dan aspirasi terkait proses pemberkasan, kepastian pelaksanaan Latsar, hingga target waktu pengangkatan menjadi PNS.

Kanisius didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Yohanes Abrianto Kore. Turut hadir Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan pada Badan Keuangan Daerah Provinsi NTT, Alexander Lelan.

Baca Juga :  George M. Hadjo: Tanamkan Budaya Bersih dalam Diri Sejak Dini

Dialog ini menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan para CPNS yang masih menunggu penyelesaian tahapan administrasi kepegawaian. Sejumlah peserta menyampaikan kekhawatiran karena proses yang belum tuntas dinilai berdampak pada kepastian status kepegawaian dan hak-hak yang akan mereka terima.

Salah satu persoalan yang mencuat ialah perbedaan waktu pengangkatan di antara CPNS dari angkatan yang sama. Para peserta mempertanyakan mengapa 40 orang rekan mereka telah lebih dahulu diangkat menjadi PNS, sementara sekitar 1.340 CPNS lainnya masih menunggu kepastian pemberkasan dan pelaksanaan Latsar.

Kondisi tersebut mendorong para CPNS meminta penjelasan mengenai tahapan yang masih harus dipenuhi, kendala yang dihadapi, serta kepastian waktu penyelesaian proses pengangkatan.

Baca Juga :  Kepala BNPB Doni Monardo Akan Tinjau Pengungsian Erupsi Gunung Ile Lewotolok

Menanggapi aspirasi tersebut, Kanisius Mau menjelaskan bahwa proses pengangkatan CPNS menjadi PNS harus melalui tahapan administrasi dan persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi NTT memahami keresahan para CPNS dan berupaya mendorong agar seluruh proses yang masih tertunda dapat segera dituntaskan.

Menurut Kanisius, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, telah menginstruksikan BKD Provinsi NTT untuk mempercepat penyelesaian pemberkasan administrasi dan pelaksanaan Latsar bagi CPNS yang belum menyelesaikan tahapan tersebut.

Instruksi itu menjadi dasar bagi BKD untuk meningkatkan koordinasi dengan perangkat daerah terkait, mengidentifikasi hambatan, serta mendorong penyelesaian setiap tahapan secara terukur.

Kanisius menyampaikan bahwa pengangkatan CPNS menjadi PNS ditargetkan paling lambat April 2027, sesuai target Terhitung Mulai Tanggal (TMT) yang direncanakan. Namun, apabila seluruh persyaratan dapat dipenuhi dan proses administrasi diselesaikan lebih awal, pengangkatan pada Desember 2026 diharapkan dapat terealisasi.

Baca Juga :  Buka Kegiatan Pengimbasan Kurikulum Merdeka Di Kabupaten Lembata, Ansel Bahy: Guru Harus Profesional

“Proses pengangkatan CPNS menjadi PNS ditargetkan paling lambat pada April 2027 sesuai TMT yang direncanakan. Namun, apabila seluruh persyaratan dan tahapan administrasi dapat diselesaikan lebih cepat, pengangkatan pada Desember 2026 akan menjadi hal yang lebih baik,” jelas Kanisius.

Pernyataan tersebut memberikan gambaran mengenai target waktu yang disampaikan pemerintah daerah. Meski demikian, realisasi pengangkatan tetap bergantung pada penyelesaian seluruh persyaratan dan tahapan administrasi yang berlaku.

Selain menjelaskan target penyelesaian, Kanisius meminta para CPNS tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi yang belum terverifikasi mengenai proses pengangkatan mereka.