Adapun barang bawaan yang dibawah berupa beberapa surat penting yakni Ijasah, Akta, dan msh banyak surat penting lainnya.
Asten mengatakan ada unsur trauma yang membuatnya memutuskan untuk menghindar dari Oesapa ke jalur Jembatan Petuk.
“Saya trauma dengan badai Zeroja.Saya takut jangan sampai ada bencana susulan lagi. Saya minta kepada pemerintah dan BMKG agar bisa memberikan pengumuman selama tenggang waktu yang ditentukan sampai tanggal 9 April tersebut, sehingga tidak ada berita hoax yang meresahkan masyarakat” ungkap Asten.(OM)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










