Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunjungan Kerja Presiden RI di Labuan Bajo.

  • Bagikan

Labuan Bajo, Mensanews.com-Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi wisata yang menjadi perhatian nasional bahkan dunia, oleh karena itu pada hari ini Aparat TNI-Polri Apel Gelar Pasukan dalam rangka Kunjungan Kerja Presiden RI Ir. H. Joko Widodo. Dalam Kunjungan Kerja Presiden RI ini, rencana akan melaksanakan peresmian 3 (Tiga) tempat di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, yaitu : di Pelabuhan Wae Kelambu, Puncak Waringin dan di hotel Mourora Labuan Bajo, Rabu (13/10/2021).

Sambutan Panglima IX/Udayana selaku Pangkogasgab Pam VVIP Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. dalam hal ini yang dibacakan oleh Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko, S. I. P., M. M selaku Dansatgas PAM VVIP Wilayah NTT menyampaikan, “Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunjungan Kerja Presiden RI dan Ibu Hj. Iriana Joko Widodo beserta Rombongan di Provinsi NTT, TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan komponen masyarakat lainnya selalu bersinergi melaksanakan pengamanan VVIP baik dalam rangka Kunjungan Presiden dan Wakil Presiden RI maupun para Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan Negara Sahabat sudah sangat sering kita laksanakan bersama namun setiap pengamanan VVIP harus diperlakukan sebagai operasi baru. Segala sesuatu yang terkait dengan perencanaan, persiapan dan pelaksanaan pengamanan VVIP ini harus selalu kita mulai dari awal dan tidak ada istilah rutinitas dalam pengamanan VVIP,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ini Capaian 6 Bulan Kepemimpinan SN-KT, Lanjutkan Pemberantasan Korupsi

“Setiap pengamanan harus dapat memberikan jaminan keamanan objek yang terbaik dan maksimal. Segala sesuatu yang terkait dengan perencanaan, persiapan dan pelaksanaan pengamanan VVIP ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan serius”.

Apel Gelar Pasukan ini untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pasukan Satgas Pengamanan VVIP yang disiapkan baik secara perorangan maupun satuan serta pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur Satgas maupun langkah dan tindakan yang diambil dalam mengatasi persoalan harus sesuai dengan Protap Pengamanan VVIP yang berlaku, serta untuk memastikan sinergitas dan kerjasama antar unsur pengamanan yang terlibat. “Koordinasi dan komunikasi antar unsur pengamanan harus terus dilakukan demi kelancaran pelaksanaan tugas, apabila terjadi hambatan dalam pelaksanaan tugas maka akan dapat segera diatasi dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

  • Bagikan