Lanjut Maria, sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting (RAN PASTI) ini menjadi penting mengingat BKKBN sedang memfinalisasi RAN PASTI dengan pendekatan keluarga berisiko stunting. Peran Tim Pendamping Keluarga di daerah sangat penting karena menjadi garda terdepan. RAN PASTI menjadi acuan dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting bagi kementerian dan lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, Pemerintah Desa, serta pemangku kepentingan lainnya.
“Terhadap rencana pemerintah yang akan menjadikan indikator penurunan stunting sebagai salah satu parameter keberhasilan kepala daerah dalam mensejahterakan warganya, kita menyambut positif hal tersebut, dan khusus untuk TP PKK dari Kabupaten, kecamatan dan desa segera juga kita buat kegiatan utamanya penanganan Ibu hamil agar tidak memproduksi bayi stunting”, Jelas drg.Maria
Sementara itu untuk ditingkat Desa akan diaktifkan dasa wisma dengan menunjuk salah satu orang sebagai koordinator dasa wisma,sehingga bertugas untuk mencatat semua kondisi yang berhubungan dengan stunting di kelompok dasa wismanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










