“Untuk mesin perontok dan mesin pembuat tepung sorghum, akan diatur oleh Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. Tetapi kita akan optimalkan pengolahan terbanyak di daerah dengan lahan sorghumnya terbesar. Ini ada sekitar ribuan hektar disini, karena itu tahun 2023, minimal 5.000 hektar jagung kita full tanam disinii. Jagung dan Sorghum pusatnya akan ditanam disini. 10 mesin perontok dan 10 mesin pembuat tepung sorgum akan ada disini”, ungkap Gubernur VBL menutup kunjungannya di lokasi Panen Perdana Sorghum Desa Tagawiti Kecamatan Ili Ape.
Turut serta dalam rombongan Gubernur NTT : Staf Khusus Gubernur Bidang Politik : Imanuel
Blegur, Kadis Kesehatan dan Dukcapil Provinsi NTT : Messerasi Ataupah, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT : Lecky Koli, Kaban Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT : Alex Lumba, Kadis Pariwisata dan Ekraf Provinsi NTT : Sony Libing, Kadis PUPR Provinsi NTT : Maxi Nenabu, Kadis Perhubungan Provinsi NTT : Isyak Nuka, Kadis PMD Provinsi NTT : Viktor Manek, Karo Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT : Prisila Q. Parera, Dirut Bank NTT : Harry A. Riwu Kaho, Pimpinan Kop. TLM Indonesia
Sumber: Biro APim.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










