Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Terima Kunjungan Kepala BNPB, Wagub Nae Soi Apresiasi Perhatian Pemerintah Pusat

Kupang, Mensanews.com– Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM, mengatakan apresiasi atas perhatian Pemerintah Pusat dalam membantu korban bencana alam seroja di NTT.

“Pemerintah Provinsi NTT menyampaikan limpah terima kasih kepada Presiden RI Bapak  Ir. Joko Widodo yang langsung mengunjungi warga terdampak bencana tersebut. Terima kasih yang sama juga disampaikan kepada Menteri dan Pimpinan Lembaga yang telah mencurahkan perhatian daya dan tanaga serta kontribusi nyata dalam menangani dampak bencana Seroja. Secara khusus perlu menyampaikan terima kasih kepada Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang telah datang ke NTT untuk secara langsung memantau progress realisasi Stimulan Perbaikan Rumah Rusak.

Lanjut Wagub, melalui BNPB, Pemerintah dan Masyarakat NTT mendapat bantuan pada masa tanggap darurat, dan terus berlangsung pada masa transisi darurat kepemulihan,” jelas Wagub JNS, Kamis 12 Mei 2022.

Baca Juga :  Ini Pesan Bupati Simon Saat Menyalurkan Alsintan Untuk Para Petani

“Di samping Bantuan Logistik dan Peralatan, Dana Tunggu Hunian sebesar Rp.9.469.500.000 (Sembilan miliar empat ratus enam puluh Sembilan juta lima ratus ribu rupiah) dan Stimulan Perbaikan Rumah sebesar Rp.849.300,000,000,- (delapan ratus empat puluh Sembilan miliar tiga ratus juta rupiah) telah disalurkan ke NTT. Dana Stimulan untuk 53.400 Perbaikan Rumah Rusak telah disalurkan oleh BNPB ke rekening BPBD 16 kabupaten/kota (Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Alor, Rote Ndao, Lembata, Flores Timur, Ende, Ngada, Manggarai Barat, Sumba Timur, Sumba Barat dan Sabu Raijua) pada tanggal 31 Desember 2021,” ujar beliau.

Baca Juga :  Sofyan Antonius : BPKP Provinsi NTT Siap Kawal Visi Misi SN-KT

“Progres penyaluran sampai saat ini telah disalurkan sejumlah Rp, 19.960.000.000 (Sembilan belas miliar sembilan ratus enam puluh juta rupiah) atau 2,35%. Oleh karena itu pada kesempatan ini kita perlu membangun komitmen yang sama untuk mempercepat penyaluran dana tersebut agar kebutuhan hunian warga terdampak di 16 kabupaten/kota segera diatasi. Stimulan Perbaikan Rumah menggunakan Dana Siap Pakai yang masa berlakuknya sangat terbatas,” tambah Wagub.