“Tentunya akan menjadi atensi yang sangat serius sehingga program kegiatan akan terus berjalan sesuai dengan koridornya,” ujar Bupati.
Alasan lain yang patut dikemukakan bahwa mengawali kunker dari wilayah matahari terbit Kobalima dan akan terus menyambangi wilayah lain, sebagai tanda bahwa kekuatan-kekuatan yang termaktub dalam sendi-sendi hidup yang diamalkan dalam 5 sila pancasila.
“Setelah Kobalima yang memiliki arti filosofi akan lima kekuatan yang saling mengikat, Wewiku tanah kelahiran akan menerima anaknya untuk senantiasa diberkati Tuhan, Alam dan Leluhur untuk terus bekerja melayani renu rai Malaka,” kata Dosen Hukum Universitas Warmadewa Bali.
Dalam kunjungan kerja ini, Bupati Malaka memberikan Kartu Malaka Cerdas kepada perwakilan para siswa SD dan SMP di Kecamatan Wewiku dan serentak Bupati Malaka menerima secara simbolis anakan bambu dari Tokoh Masyarakat untuk ditanam di Mata Air Non Au.
Hadir mendampingi Bupati Penjabat Sekda Malaka Silvester Leto, Staf Ahli Bupati Theresia Un Manek, Kepala Dinas PU Yohanes Nahak, Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Yohanes Klau.
Sumber : diskominfomalaka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










