Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Penyebaran Covid-19 Terus Bertambah, Bandara dan Pelabuhan Tetap Dibuka

IMG 20200929 WA0003

MENSANEWS.COM, KUPANG NTT , Pemerintah Provinsi tetap mengoperasikan bandara dan pelabuhan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur meskipun ada kecenderungan peningkatan kasus Covid-19 dalam penerapan baru normal atau normal baru. Guna mencapai maksud tersebut Pemerintah menggandeng Forum Academia (FAN) untuk melakukan tes pool secara optimal. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Isyak Nuka, saat menyampaikan permintaan kepada para wartawan di Kantor Gubernur pada, Senin (28/9/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut Karo Humas dan Protokol Jelamu Ardu Marius, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) III Kupang Putu Alit Sudarma, perwakilan dari Kantor Syahbandar, Kepala seksi Lalu Lintas Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kupang Eka Ariand dan Manajer Pelayanan Terminal Pelindo III Kupang Cahyo Mursito.

Menurut Isyak, bahwa sampai dengan saat ini, Kebijakan Pemerintah Provinsi khususnya Dinas Perhubungan bersama mitra belum mengalami perubahan. Sejak normal baru diberlakukan, untuk penerbangan dan pelayaran dalam wilayah Nusa Tenggara Timur kita bebaskan dari rapid, termasuk surat surat keterangan. Terkecuali untuk pelaku perjalanan dari luar atau yang melakukan perjalanan keluar dengan Provinsi kita wajibkan tes cepat dan mengisi Health Alert Card (HAC).

Baca Juga :  Komandan Korem 161/WS Berkunjung Ke Dinas Kesehatan  Propinsi NTT

“Kecenderungan peningkatan kasus covid-19 terutama dari para pelaku perjalanan di sekitar 90 persen. Terhadap hal ini, Pemerintah Provinsi tidak melakukan peningkatan atau penutupan bandara atau pelabuhan. Karena kebijakan seperti ini sangat mempengaruhi roda perekonomian. Akibatnya sangat terasa, pertumbuhan ekonomi NTT terkontraksi sampai minus 1,96 persen pada kuartal kedua “, katanya.

“Saya sampaikan di forum ini, kita masih melakukan hal yang sama yaitu rapid tes, dan mengisi HAC. Kita tidak melakukan penutupan bandara maupun pelabuhan laut dan pelabuhan penyeberangan. Karena akan ganggu perekonomian kita terutama distribusi logistik. Jangan lupa pergerakan manusia ini juga bersamaan dengan logistik. Kita juga tidak melakukan hak-hak. Penerbangan, kapal laut, fery normal seperti biasa, ”jelas Kadis Isyak.

Baca Juga :  Dua Tokoh Agama Ungkapkan Rasa Simpati Pada Pemda Malaka, Saat Penyerahan Bantuan Beras

Lebih lanjut Isyak mengungkapkan langkah yang diambil adalah mendorong mitra-mitra terkait seperti Angkasa Pura, Pelindo III, KSOP dan KKP agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Untuk mengatasi keterbatasan hasil tes cepat, Dinas Perhubungan bekerja sama dengan KIPAS akan melakukan tes pool. Alat ini diharapkan diharapkan dapat dioptimalkan di seluruh bandara dan pelabuhan di NTT.