MALAKA, Mensanews.com – Persoalan tanggul dan drainase kembali mencuat dalam kegiatan reses Ketua Fraksi Partai NasDem Kabupaten Malaka, Andri Rodrigues, di Desa Naas, Kecamatan Malaka Barat, Jumat (29/5/2026).
Di hadapan wakil rakyat itu, masyarakat secara terbuka mengeluhkan kondisi kampung yang setiap musim hujan berubah seperti kawasan banjir akibat buruknya sistem drainase dan lemahnya penanganan tanggul di wilayah tersebut.
Keluhan warga bukan tanpa alasan.
Genangan air disebut kerap masuk hingga ke lingkungan rumah warga, merendam akses jalan kampung, bahkan mengganggu aktivitas masyarakat dan lahan pertanian saat curah hujan meningkat.
“Kalau hujan turun, kampung ini seperti banjir. Air tergenang di mana-mana karena drainase tidak berfungsi baik,” ungkap salah seorang warga dalam forum reses tersebut.
Warga menilai persoalan itu sudah berlangsung cukup lama, namun belum mendapat penanganan serius. Kondisi drainase yang sempit, tersumbat, hingga tidak terhubung dengan baik disebut menjadi penyebab utama air meluap ke permukiman warga.
Selain drainase, masyarakat juga menyoroti kondisi tanggul yang dinilai belum mampu mengantisipasi luapan air saat musim hujan. Warga khawatir jika dibiarkan berlarut-larut, kerusakan lingkungan dan ancaman terhadap permukiman akan semakin besar.
Mendengar langsung keluhan masyarakat, Andri Rodrigues menegaskan bahwa persoalan drainase dan tanggul tidak bisa lagi dianggap sebagai masalah biasa. Menurutnya, kondisi kampung yang berubah seperti banjir setiap musim hujan menunjukkan adanya persoalan serius dalam penanganan infrastruktur dasar di desa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










