ENDE, Mensanews.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa Bank NTT bukan sekadar lembaga penyimpanan uang, melainkan harus menjadi urat nadi perputaran ekonomi masyarakat NTT.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT yang berlangsung di Ende, Kamis (15/5/2026).
Dalam forum strategis yang dihadiri para kepala daerah pemegang saham serta jajaran manajemen Bank NTT itu, Melki menekankan bahwa RUPS tidak hanya menjadi agenda rutin membahas pembagian dividen maupun laporan tahunan perusahaan, tetapi juga momentum penting menentukan arah masa depan ekonomi daerah.
“Bank itu bukan cuma tempat simpan uang. Di NTT, Bank NTT adalah urat nadi banyak mimpi kecil yang sedang tumbuh jadi besar,” ujar Melki di hadapan peserta RUPS.
Pernyataan tersebut menggambarkan harapan besar Pemerintah Provinsi NTT agar Bank NTT mampu memainkan peran lebih luas sebagai motor penggerak ekonomi rakyat, terutama dalam mendukung pelaku UMKM, petani, nelayan, serta sektor-sektor produktif lainnya di daerah.
Melki menegaskan, Bank NTT harus terus bertumbuh menjadi bank daerah yang kuat, sehat, modern, dan semakin dipercaya masyarakat. Menurutnya, keberhasilan sebuah bank daerah tidak semata-mata diukur dari keuntungan perusahaan, tetapi sejauh mana keberadaannya memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Yang kami bicarakan hari ini bukan sekadar keuntungan perusahaan, tetapi bagaimana Bank NTT bisa bertumbuh bersama rakyatnya,” tegasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










