KUPANG, Mensanews.com – Gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores tidak hanya menguji ketahanan masyarakat dan infrastruktur, tetapi juga memaksa sejumlah layanan publik dan sektor keuangan beradaptasi dengan cepat.
Di tengah situasi tersebut, Bank NTT memastikan seluruh layanan perbankan tetap berjalan normal, meski beberapa kantor harus dipindahkan sementara karena terdampak bencana.
Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, menegaskan bahwa kondisi bencana tidak menghentikan operasional pelayanan perbankan kepada masyarakat. Bank NTT, kata dia, terus memastikan nasabah tetap mendapatkan akses layanan, termasuk di wilayah yang terdampak gempa.
“Layanan kami semua berjalan normal, meski ada kantor yang harus pindah tempat, karena kantornya terkena bencana,” ujar Charlie Paulus kepada Mensanews.com, Rabu, 19 Agustus 2026.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa Bank NTT mengambil langkah adaptif untuk menjaga kesinambungan pelayanan di tengah kondisi darurat pascagempa Flores. Relokasi kantor menjadi salah satu langkah yang dilakukan ketika fasilitas perbankan tidak lagi memungkinkan digunakan akibat terdampak bencana.
Layanan Perbankan Tak Boleh Terhenti
Dalam situasi pascabencana, keberlangsungan layanan perbankan memiliki posisi strategis. Masyarakat terdampak membutuhkan akses terhadap uang tunai, transaksi keuangan, transfer, pembayaran, maupun berbagai kebutuhan ekonomi lainnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Karena itu, meski fasilitas fisik kantor terdampak, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan. Bank NTT memilih melakukan penyesuaian lokasi pelayanan agar aktivitas perbankan tetap dapat diakses masyarakat.
Langkah tersebut juga menunjukkan pentingnya ketahanan operasional perbankan di tengah bencana alam, terutama di wilayah kepulauan seperti NTT yang memiliki tantangan geografis dan akses transportasi yang tidak mudah.
Gempa Flores yang terjadi pada 15 Agustus 2026 telah menimbulkan dampak di sejumlah wilayah. Selain kerusakan bangunan dan fasilitas umum, kondisi darurat juga berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam situasi seperti ini, perbankan memiliki peran penting untuk menjaga agar roda ekonomi lokal tidak ikut terhenti.
Bank NTT Beradaptasi dengan Kondisi Lapangan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










