Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Yohanes Lay Sindir SBS-HMS: Janji Uang Rakyat Kembali ke Rakyat, Kenapa Mobil Mewah yang Didahulukan?

Editor: Redaksi
IMG 20250307 WA0044

Malaka, Mensanews.com- Polemik pengadaan mobil dinas baru untuk Bupati dan Wakil Bupati Malaka semakin memanas. Tokoh masyarakat Malaka, Yohanes Lay, secara terbuka menyindir ketidakkonsistenan pasangan bupati-wakil bupati terpilih, Stef Bria Seran dan Henry Melki Simu (SBS-HMS), terkait kebijakan penggunaan anggaran daerah.

Menurut Yohanes Lay, SBS-HMS sejak awal berjanji bahwa “uang rakyat kembali ke rakyat” dan menolak pembelian mobil dinas baru. Namun, faktanya justru berbanding terbalik dengan realisasi di lapangan. Pemerintah Kabupaten Malaka diketahui telah mengalokasikan dana untuk membeli mobil mewah Ford Everest Titanium senilai Rp 1,27 miliar untuk Bupati, dan Toyota Fortuner 4×4 seharga Rp 896 juta untuk Wakil Bupati.

“Kalau bukan SBS-HMS yang meminta mobil baru Ford dan Fortuner, bagaimana mungkin kendaraan ini bisa ada dan sudah di Malaka? Ini menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat,” ujar Yohanes Lay dalam pernyataannya, melalui pesan WhatsApp, Jumad 7 Maret 2025.

Baca Juga :  Mayjen TNI Sonny: Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Tanam Kelor

Lebih lanjut, Yohanes Lay menyoroti ketidakkonsistenan SBS-HMS yang pada masa kampanye menyatakan penolakan terhadap pembelian kendaraan baru. Namun, setelah memenangkan Pilkada serentak pada 27 November 2024, tiba-tiba anggaran untuk kendaraan dinas tersebut tersedia. Padahal, penetapan APBD 2025 baru dilakukan pada 29 November 2024, setelah kemenangan SBS-HMS.

“Saat SN-KT kalah, mereka tidak lagi mengontrol APBD. Lalu siapa yang mengatur pengadaan mobil ini? Ini permainan yang sangat baik, alias ‘gol cantik dan spektakuler’,” tegasnya.