“Meskipun memegang paspor Jerman, seluruh hidup dan hati Pater Klaus adalah untuk Flores. Ia memberi lebih dari yang diminta, dan meninggalkan warisan keteladanan yang tidak akan lekang oleh waktu,” ungkap Very.
Pulang ke Tanah Kelahiran untuk Selamanya
Menurut informasi yang diterima Pemerintah Kabupaten Sikka, Pater Klaus berada di Jerman untuk menjalani masa cuti hingga akhir tahun. Namun, Tuhan berkehendak lain. Ia wafat di tanah kelahiran, jauh dari tanah misi yang sangat dicintainya, namun tidak pernah lepas dari doa dan cinta umat Flores.
Masyarakat Flores, khususnya di Kabupaten Sikka, merasa sangat kehilangan sosok imam yang telah menjadi bagian dari sejarah perkembangan Gereja dan kehidupan sosial di wilayah tersebut.
Doa dan Penghormatan Terakhir
Pemerintah Kabupaten Sikka bersama masyarakat menyampaikan penghormatan terakhir dan doa agar arwah Pater Nikolaus Naumann SVD diterima dalam damai abadi di sisi Tuhan.
“Terima kasih, Pater Klaus. Jasa dan cintamu akan selalu hidup di hati umat Flores. Engkau telah menyelesaikan pertandingan dengan baik,” tutup Kadis Kominfo.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










