Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Indosat Ooredoo Hutchison dan Cisco Luncurkan Sovereign Security Operations Center: Tonggak Baru Keamanan dan Ketahanan Digital Indonesia

Editor: Redaksi
IMG 20250903 WA0011

Jakarta MNC, 28 Agustus 2025 – Dalam langkah strategis memperkuat ketahanan siber nasional, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Cisco Systems Indonesia resmi meluncurkan Indonesia Sovereign Security Operations Center (SOC) – pusat operasi keamanan siber pertama di Indonesia yang mengadopsi platform Splunk Cloud dan Enterprise Security dengan standar global SOC 2 Compliance.

Langkah ini menjadi bagian dari inisiatif transformasi digital yang aman dan berdaulat, sekaligus memperkuat perlindungan infrastruktur digital Indonesia di tengah meningkatnya ancaman siber yang semakin kompleks.

SOC Pertama Berbasis AI dan Cloud yang Patuh Regulasi Kedaulatan Data

Baca Juga :  Semarak Bank Indonesia NTT Menyambut Ramadan 1447 H: SERAMBI 2026 Hadirkan Edukasi Rupiah dan Aksi Sosial Nyata

Sovereign Security Operations Center dirancang sebagai pusat pemantauan dan mitigasi ancaman siber real-time berbasis Artificial Intelligence (AI) dan machine learning, dengan kemampuan mendeteksi anomali pada lingkungan multi-cloud maupun sistem hybrid. Semua data diproses dan dilindungi sepenuhnya dalam yurisdiksi hukum Indonesia, memastikan kepatuhan terhadap regulasi kedaulatan data nasional.

Menurut Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Sovereign SOC bukan sekadar pusat keamanan siber, melainkan bagian dari upaya membangun fondasi pertumbuhan ekonomi digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Ribuan Masa Aksi Teriak Wali Kota Batam Muhammad Rudi Pembohong

“Semua yang terkoneksi harus terproteksi. Kami bersama Cisco membangun proteksi strategis bagi Indonesia melindungi infrastruktur, memberdayakan masyarakat, dan mendorong transformasi digital nasional,” ujar Vikram.

Cisco: Membangun Masa Depan Digital Indonesia yang Tangguh

Mengutip data dari Cisco Cybersecurity Readiness Index, sebanyak 91% perusahaan di Indonesia mengalami gangguan keamanan siber dalam satu tahun terakhir. Dalam konteks ini, Sovereign SOC hadir sebagai pusat koordinasi dan pertahanan strategis yang mampu merespons insiden secara cepat dan terukur.

Dave West, President, SVP Global Specialists Cisco menyatakan:

Baca Juga :  Kasmirus Kopong: RAT Merupakan Evaluasi Kinerja Dan Pertanggungjawaban Pengurus

“Sovereign SOC menjadi fondasi penting bagi masa depan digital Indonesia yang lebih aman dan tangguh terhadap serangan siber. Ini juga menjadi langkah konkret dalam memastikan transformasi AI berjalan dengan etis, aman, dan sesuai regulasi nasional.”