Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Capacity Building TP2DD Perkuat Implementasi Digitalisasi Transaksi Pemerintah Daerah di Provinsi NTT

IMG 20260124 WA0005

Berdasarkan hasil evaluasi perkembangan ETPD di Provinsi NTT sepanjang tahun 2025, tercatat adanya peningkatan kualitas implementasi digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Meski demikian, masih terdapat dinamika skor indeks ETPD di beberapa daerah, yang terutama dipengaruhi oleh tingkat realisasi transaksi non-tunai. Oleh karena itu, pendampingan teknis dan penguatan kapasitas SDM daerah menjadi faktor kunci untuk menjaga konsistensi dan keberlanjutan digitalisasi.

Dalam kesempatan yang sama, Analis Yunior Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Tsamara Luthfia Henviandini, menyampaikan sosialisasi teknis terkait pengisian indeks ETPD. Sosialisasi ini menekankan pentingnya kualitas data, kesesuaian indikator, serta pemanfaatan sistem SIP2DD secara optimal agar hasil penilaian ETPD dapat mencerminkan kondisi riil implementasi di daerah.

Melalui kegiatan capacity building ini, Bank Indonesia berharap seluruh pemerintah daerah di Provinsi NTT dapat menyelesaikan pengisian indeks ETPD Semester II Tahun 2025 secara tepat waktu dengan kualitas data yang semakin baik. Ke depan, sinergi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, pemerintah daerah, perbankan, serta seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat guna memastikan digitalisasi transaksi pemerintah daerah berjalan berkelanjutan.

Baca Juga :  Terkait Pungutan Uang Komite, Linus Lusi: Berjalan Atas Konsep Manajemen Berbasis Sekolah

Digitalisasi yang konsisten dan terintegrasi diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, efisiensi belanja daerah, serta penguatan kemandirian fiskal daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur.