Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Walikota Christian Widodo Dapat Apresiasi Kepala BKN, Kota Kupang Jadi Nomor Satu Tata Kelola Kepegawaian

IMG 20260914 WA0014

“Kita berharap pelayanan publik kita juga seperti itu, lebih cepat, lebih mudah, lebih fleksibel. Kita akan semakin produktif bila bisa bergerak digital,” katanya.

Dengan demikian, transformasi digital dalam birokrasi tidak berhenti pada penggunaan aplikasi. Teknologi harus mampu mengubah cara kerja aparatur dan mempercepat masyarakat memperoleh pelayanan.

Triwulan Terakhir 2026, Target Pemkot Kupang Harus Dikebut

Memasuki triwulan terakhir 2026, Prof. Zudan mengingatkan seluruh kepala perangkat daerah agar tidak kehilangan momentum.

Berbagai target pembangunan daerah harus dikawal hingga tuntas.
Mulai dari target pendapatan dan belanja daerah, penanganan stunting, kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, pembangunan infrastruktur, pengendalian inflasi hingga peningkatan akses pendidikan.

Baca Juga :  Gubernur NTT, Melki Laka Lena Tegaskan Pesta Rakyat Sebagai Gotong Royong Pendukung Baik di NTT dan Luar NTT

Ia menegaskan profesionalisme ASN tidak cukup hanya diukur dari kedisiplinan hadir dan pulang kantor.
Lebih jauh, ASN harus mampu memastikan pekerjaan selesai, target tercapai dan hak masyarakat dilayani tepat waktu.

“Untuk naik kelas, kita harus datang sebelum waktu. Pulang setelah waktu. Rapikan semua, cek target-target kita. Persiapkan pekerjaan-pekerjaan kita,” tegas Prof. Zudan.

Karena itu, inovasi, digitalisasi dan integritas harus ditempatkan sebagai budaya kerja, bukan sekadar program sesaat.

Christian Widodo: Penghargaan Jadi Tantangan Baru

Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menyambut apresiasi BKN tersebut sebagai momentum penting untuk menjaga konsistensi pembenahan tata kelola pemerintahan.

Menurut Christian, Adhi Manawa Nugraha Utama bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi penanda bahwa transformasi pengelolaan ASN di Kota Kupang mendapat pengakuan dari lembaga yang menangani manajemen kepegawaian secara nasional.

Baca Juga :  Wawali Buka Muskomcab Pemuda Katolik

Namun, penghargaan itu sekaligus menghadirkan tanggung jawab baru.
Pemerintah Kota Kupang harus memastikan birokrasi yang semakin tertata mampu menghasilkan pelayanan publik yang semakin nyata dirasakan masyarakat.

Sebab, ukuran keberhasilan pemerintah pada akhirnya bukan sekadar jumlah penghargaan yang dikoleksi.
Ukuran terpenting adalah seberapa jauh birokrasi mampu menghadirkan negara di tengah kebutuhan masyarakat.

Dengan capaian sebagai daerah terbaik dalam implementasi kebijakan kepegawaian di kawasan NTT, NTB dan Bali, pekerjaan besar Kota Kupang kini bukan sekadar mempertahankan predikat.

Baca Juga :  Komandan Korem 161/Wira Sakti Uji Coba KMC Sea Rider RBB.

Tantangannya adalah membuktikan bahwa ASN yang profesional, digital, berintegritas dan produktif benar-benar mampu melahirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah dan berkualitas.
Pesan Kepala BKN pun menjadi penutup yang kuat: prestasi sudah diraih, tetapi pekerjaan belum selesai. Gas terus, jangan kendor.

Apel Kekuatan Gabungan
Apel Kekuatan Gabungan Pemerintah Kota Kupang tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry Edward Pelt, S.H., para Staf Ahli Wali Kota, para Asisten Sekda Kota Kupang, seluruh kepala perangkat daerah, camat dan lurah se-Kota Kupang, Direktur RSUD S.K. Lerik, pimpinan Perusahaan Umum Daerah Kota Kupang serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Kupang.