Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Gubernur NTT: Tunjukan Bahwa Anda Tidak Salah Dipilih Oleh Gubernur.

pelantikan penjabat7777777777777777

“Percepatan-percapatan sangat kita butuhkan dalam membangun NTT. Bupati-bupati yang hebat kita butuhkan untuk bawa Provinsi ini jalan lebih cepat. Presiden telah  tetapkan agar tahun 2024 stunting secara nasional harus turun jadi 14 persen. Saat kami memimpin,  stunting NTT capai 42 persen,  hari ini telah turun jadi 23 persen. Tapi ini tetap memalukan. Kita harus kerja keras  kasih turun jadi satu digit. Karenanya perlu  pengendalian dan desain kependudukan terutama dari kelompok masyarakat miskin. Cek para penerima PKH agar anak cukup dua. Nah untuk kerja-kerja besar ini kita butuh Bupati-Bupati yang hebat, “jelas Gubernur Laiskodat.

Baca Juga :  Terkait Pungutan Uang Komite, Linus Lusi: Berjalan Atas Konsep Manajemen Berbasis Sekolah

Di akhir arahannya,  Gubernur Laiskodat berpesan kepada para penjabat bupati agar menjalankan Pemerintahan dengan baik dalam memberikan pelayanan kepada masayarakat.

“Perhatikan juga pengendalian covid-19. Harus diikuti dengan penganggaran yang benar serta pemantauan dan pengendalian sampai tahap mikro khususnya sampai tingkat RT. NTT termasuk salah satu Provinsi yang diminta Presiden untuk perhatikan penerapan protokol kesehatan pada tingkat mikro, “pungkas Gubernur VBL.

Setelah pelantikan Penjabat Bupati dilanjutkan dengan pelantikan Penjabat Ketua PKK/Dekranasda pada empat kabupaten tersebut oleh Wakil Ketua Tim PKK/Dekranasda NTT,   Maria Fransisca Djogo.

Baca Juga :  Perayaan HUT NTT Ke-63, Gubernur NTT: Di ujung Lorong Panjang Yang Gelap Ada Cahaya Harapan

Setelah acara pelantikan Gubernur VBL melanjutkan kunjungan kerja ke beberapa wilayah di Kabupaten Kupang.

Tampak hadir pada upacara pelantikan yang dilaksanakan dalam protokol kesehatan yang ketat tersebut yakni Wagub NTT,  Josef A.  Nae Soi,  Wakil Ketua DPRD NTT,  Christian Mboeik,  Unsur Forkopimda Provinsi NTT,  Sekda NTT,  Benediktus Polo Maing,  pimpinan OPD lingkup Pemprov NTT,  perwakilan pimpinan DPRD dari 4 kabupaten,  rohaniwan pendamping, insan pers dan undangan lainnya.