Pater Fritz Dukung Pemprov NTT Dengan Aneka Karya Antologi

  • Bagikan

Kupang, mensanews.com– Pater Fritz mendukung Pemeritah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan aneka karya Antalogi, dan jika tak ada aral melintang, Sabtu (2/4/2022) mendatang, misionaris SVD yang sedang studi doktoral di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Pater Fritz Meko, SVD, MA mendeklarasikan sejumlah karya melalui acara bedah dan launching Buku Sang Mesias serta pameran buku di Aula Hotel Cahaya Bapa Jalan Herewila Kupang Provinsi NTT.

“Ini bukan sekadar deklarasi atau semacam inagurasi karya saya, tetapi sesungguhnya saya sangat mendukung Pemerintah Provinsi NTT khususnya kegiatan pengembangan budaya literasi,” ucap Pater Fritz di pelataran Kantor Gubernur Jalan Raya El Tari Kupang, usai bertemu Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL).Selasa 29 Maret 2022.

Baca Juga :  Pemerintah Hadir untuk Mensejahterakan Rakyat

Pater Fritz mengaku, sangat bahagia bisa bertemu dan bertukar gagasan bersama Gubernur VBL. “Saya sangat bahagia, karena Pak Gubernur berkenan hadir dan akan membuka secara resmi acara bedah, launching dan pameran buku nanti,” ujar Pater Frits, sambil sedikit tersenyum.

Karya yang dihasilkan ini, sebut Pater Fritz bukan sekadar ikut-ikutan tetapi ini karya yang berbeda. “Ini karya sebagai perpaduan atau kombinasi antara mata bathin dan mata fisik. Jujur Tuhan beri saya kemampuan yang sungguh luar biasa. Dengan acara ini saya seperti didongkel atau dicungkil dari kerangkeng pemikiran yang ada selama ini,” tutur Pater Fritz, yang selama ini berkarya di Surabaya.

Baca Juga :  Cegah Krisis Pangan, KASAD Dialog Dengan Masyarakat Desa Sillu.

Di tempat terpisah, Gubernur VBL mengkritisi peran gereja yang masih ketinggalan dari aspek ilmu pengetahuan. Saya senang Pater menulis buku sebagai sumbangan pengetahuan yang dimiliki dan inilah yang sering saya katakan berpikir out of the box. Dan sampai saat ini gereja masih suka berkotbah. Makanya saya bilang sama bapak Uskup, Pastor dan Pendeta untuk tidak lagi berkotbah tetapi mengajar. Karena Tuhan kita Yesus Kristus, selalu mengajar bukan berkotbah. Masa orang bodoh ajar orang pintar. Inilah alasan saya tidak mau masuk gereja,” tandas Gubernur VBL, disambut gelak tawa tim panitia.

Baca Juga :  Dukung Program Adat dan Budaya SN-KT Dikbud Malaka Mendata Cagar Budaya

Gubernur VBL berharap agar melalui tulisan Pater Fritz dapat mengubah cara berpikir orang NTT tentang Tuhan, dosa, cara menggereja yang benar dan menghindari dogma yang diciptakan manusia untuk menghambat ilmu pengetahuan.

  • Bagikan