Wagub Tegaskan Kawasan Industri Bolok Dapat Tingkatkan Perekonomian NTT

  • Bagikan

Kupang, Mensanews.com– Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS) menegaskan Kawasan Industri Bolok (KIB) punya peran strategis untuk meningkatkan perekonomian NTT. Pembangunan kantor yang bagus harus diikuti dengan hasil kerja (outcome) yang berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat NTT.

“Orang pasti bertanya, NTT ko mau bangun kawasan Industri? Industri apa yang mau dibangun sehingga butuh kawasan industri? Tapi saya dengan pak Gubernur yakin kawasan industri ini sangat penting karena  NTT berbatasan langsung dengan Australia dan Timor Leste. Peluang ini bisa kita manfaatkan dengan hadirnya kawasan industri ini untuk meningkatkan perekonomian NTT,” jelas Wagub JNS dalam sambutannya saat Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Kantor KIB di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Senin 11 April 2022.

Baca Juga :  Ulama-Umara Sepakat Wujudkan Visi Pembangunan NTT

Menurut Wagub Nae Soi, jika posisi NTT yang sangat strategis tersebut diikuti pendekatan budaya  sesama Melanesia dengan 23 negara di Asia Pasifik tentu juga akan mendukung pengembangan kawasan industri. Peluang-peluang seperti ini harus dioptimalkan, tidak hanya di dalam NTT tapi juga ke luar NTT.

“Kawasan itu adalah tempat. Tapi industri bukan hanya tempat. Industri  di dalamnya ada orang, ada proses, ada output dan outcome. Oleh sebab itu lahirlah apa yang dinamakan revolusi industri,” jelas Wagub JNS.

Baca Juga :  Bupati Simon Menegaskan Jika Sesuai Regulasi Segala Cara Bisa Ditempuh Untuk Malaka

Lebih lanjut Wagub berharap agar pembangunan kantor yang bagus harus bisa berdampak pada kesejahteraan masyarakat NTT. Dengan adanya kawasan industri ini, kita bisa mencari uang untuk bangun NTT.

“Peletakan batu pertama yang dilaksanakan dalam suasana menjelang Paskah ini diharapkan dapat menyemangati kita untuk menjadikan kawasan industri ini lebih baik. Kalau memiliki kantor baru, kantor yang bagus, orang di dalamnya, proses, output dan outcomenya juga harus bagus,” pungkas Wagub Josef Nae Soi.

Sementara itu Direktur Utama PT KIB, Gabriel Kenenbudi mengungkapkan Kawasan Industri Bolok sudah ada sejak tahun 2007, namun baru menjadi Badan Usaha Milik Daerah sejak tahun 2019. Pembangunan Kantor KIB merupakan suatu momentum sejarah baru dengan adanya penyertaan modal dari Pemerintah Provinsi NTT.

  • Bagikan