Dia menjamin tidak ada konflik kepentingan antara dirinya dan pelaku, kendati pelaku yang diduga adalah orang yang sangat dekat dengannya. Karena itu, dia meminta agar kasus ini jangan diplintir secara politik.
“Jangan setiap ada kasus, digunakan untuk menyerang pemerintahan SNKT,” tandasnya.
Sebagai Bupati, dia meminta agar pihak kepolisian dan aparat penegak hukum bertindak profesional dan menjamin rasa keadilan masyarakat Malaka.
Kendati demikian dalam proses hukum, kita pun perlu menghormati hak pelaku. Pelaku pun kata dia, ada hak untuk membela diri, karena selain ada asas semua orang sama di depan hukum. Tetapi ada juga asas praduga tidak bersalah. Artinya, kita semua tidak ada hak untuk memvonis setiap orang selama masih dalam proses, hingga proses hukum tersebut mempunyai kekuatan hukum tetap yang membuktikan pelaku kejahatan tersebut bersalah.
“Karena itu, kita percayakan pada profesionalisme penegak hukum,” pungkas Bupati yang sebelumnya berprofesi sebagai pengacara ini.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










