Dari keempat potensi yang ada bupati Simon menerangkan bahwa untuk sekarang lagi fokus dibidang pertanian, dengan dua tanaman komoditi yaitu Padi yang akan dijadikan brand Beras Nona Malaka, dan kacang hijau yang akan dijadikan brand Fore Lakateu.
Dirinya menyambut baik berbagai layanan yang ditawarkan oleh Bank NTT dan meminta Bank NTT agar dapat mendesain cashing dari berbagai produk yang dihasilkan dari kabupaten malaka, karena Ia yakin potensi yang ada di kabupaten Malaka dapat membawa perubahan dan khususnya untuk bank NTT akan mengalami peningkatan.
Bupati Simon juga tidak hanya meminta dukungan dari Bank NTT, tetapi menyarankan adanya pengembangan kantor cabang bank NTT di kabupaten malaka, seperti di kecamatan Malaka Timur, kecamatan Rinhat, kecamatan Kobalima, dan Kobalima Timur.
Ia juga berharap penandatanganan MoU hari ini memberikan hal yang positif karena akan mencakup sistim pelayanan rekening kas umum daerah kabupaten Malaka dan pertumbuhannya semakin meningkat.
“Penerapan system pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah secara online melalui canel system pembayaran Bank pembangunan Daerah NTT akan memberikan pelayanan yang cukup maksimal terhadap keuangan kita di NTT pada umumnya dan Malaka pada khususnya”, tutupnya.
turut hadir mendampingi bupati Malaka, Dr. simon Nahak, Kepala Badan Pengelolaan dan Keuangan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










