Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Tanda Alam Restui “Tanam” Batu Pertama Bangunan Kantor Bupati Malaka

FOTO BUPATI MALAKA BATU

Tiba di lokasi kegiatan, Bupati Simon dan rombongan disambut tarian dan sapaan adat. Kemudian, acara peletakan batu pertama bangunan Kantor Bupati Malaka yang dihadiri juga Kapolres Malaka, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.H.,S.Ik, Dandim 1605/Belu, Letkol Arh Suhardi, ST, pejabat yang mewakili Kajari Belu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Hendrikus Fahik Taek, S.H, Komite Pemekaran Malaka, para camat dan kepala desa, para kepala puskesmas dan kepala sekolah, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan tokoh masyarakat dan sejumlah pimpinan OPD lain dilangsungkan.

Baca Juga :  Soal Merenovasi Rumah Korban Seroja, Wagub NTT: Itu tanggung Jawab Pemerintah Pusat

Bupati Simon jujur meyakini, seluruh rangkaian kegiatan dan proses pembangunan gedung Kantor Bupati Malaka tidak terlepas dari kuasa Tuhan, restu alam dan leluhur serta dukungan semua pihak. Semua ini memampukan dirinya untuk berani membangun gedung Kantor Bupati Malaka dalam masa kepemimpinannya saat ini.

“Saya kerja dengan hati. Tidak takut dan kuatir. Saya hanya takut kepada Tuhan. Karena, saya punya Tuhan, alam dan leluhur,” kata Bupati Simon dalam sambutannya sesaat sebelum meletakan batu pertama pembangunan gedung kantor Bupati Malaka.

Baca Juga :  Gabriel Seran : Pernyataan Forum Diskusi Pemuda Malaka Lawan Covid-19 Dilandasi Kurangnya Informasi

Acara peletakan batu pertama berlangsung aman dan lancar. Hingga penghujung acara, tidak ada tantangan yang menghalangi rangkaian kegiatan yang juga dihadiri Deken Malaka, Romo Edmundus Sako, Projo selaku pemimpin ibadah pemberkatan tanah dalam acara peletakan batu pertama tersebut. Hadirin pun dipersilahkan pulang. Saat itu, gerimis kembali menderai suasana siang hari dan memberi makna.

Tanda alam turut merestui “tanam” batu pertama pembangunan gedung Kantor Bupati Malaka. Disadari, karena sebelumnya sudah digelar upacara Halirin Rai Katak Rai dalam rangka memohon kuasa dan perlindungan Tuhan, restu alam dan leluhur yang dilaksanakan pada Senin, 14 Februari 2023 lalu.