“Peristiwa pentahbisan hari ini merupakan kebahagian bagi gereja lokal dan misioner. Para imam baru harus mampu memberikan pelayanan kepada Tuhan dan sesama dalam masa sulit ini. Jaga kepercayaan teguh dalam Tuhan, jadilah imam untuk selama-lamanya. Maju terus dalam Tuhan, tidak boleh pikir lagi ke belakang dan kembangkanlah karya-karya Tuhan di tengah umat dan masyarakat,” ungkap Monsinyur Piero.
Pada kesempatan yang sama, Uskup Agung Kupang meminta para imam baru untuk membawa damai kepada dunia.
“Para imam baru harus menghadirkan damai kepada dunia. Membawa cinta kasih kepada dunia. Harus memberikan hidup kepada dunia. Karena itu hendaklah selalu rendah hati dalam pelayanan. Harus menjadi mercusuar untuk kebaikan dunia,” pesan Uskup Agung Kupang.
Tampak hadir pada kesempatan tersebut Ketua dan anggota DPRD NTT, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi NTT, penjabat Walikota Kupang, Bupati Alor, para imam, biarawan/biarawati, ribuan umat dan undangann lainnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










