Viktor juga memotivasi para siswa SMK untuk dapat memiliki keyakinan atas apa yang dipelajari dan apa yang dapat dihasilkan, agar nantinya bisa dikembangkan menjadi produk-produk yang mampu mengisi kebutuhan pasar. Dapat juga menjadi lapangan pekerjaan untuk turut membangun perekonomian NTT.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Drs.Benyamin Lola,M.Pd ketika menyampaikan sambutan gubernur mengatakan, penyelenggara pendidikan di Nusa Tenggara Timur harus mampu membekali peserta didik dengan kemampuan dan kecakapan soft skill, agar lulusan SMK memiliki kreativitas dan karakter yang tangguh, mandiri, bertanggungjawab, kreatif dan berjiwa wirausaha.
“Gebyar SMK ini sebagai suatu even yang dapat mendorong motivasi dan produktivitas siswa, untuk mampu belajar dan siap bekerja secara optimal, guna menghasilkan produk-produk Inovatif enterpreneurship. Membentuk pola pikir atau mindset siswa, agar berperilaku hidup produktif dan mengurangi perilaku hidup konsumtif,” jelas Benyamin.
“Sesuai dengan tema Gebyar SMK kali ini yakni Kreativitas Menyongsong Revolusi Industri 4.0, maka harus kita tandai dengan pemanfaatan IT yang besar pada berbagai bidang. Kita juga harus terus menerus meningkatkan kemampuan belajar dan keterampilan. Harus sesuai dengan kebutuhan era industri 4.0” tambahnya.
Benyamin juga mengatakan pentingnya siswa SMK untuk mempunyai daya saing yang kuat, sekaligus membuktikan bahwa siswa SMK pun turut mampu untuk mengisi dan menciptakan lapangan kerja.
(ML)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










