Maumere, Mensanews.com– Suasana duka menyelimuti Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, setelah terjadinya peristiwa penganiayaan yang merenggut satu nyawa. Pemerintah Kabupaten Sikka, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Very Awales, menyampaikan pernyataan resmi Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, SH, yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri dan menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Atas nama Pemerintah Daerah, kami menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian ini. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat yang berwenang,” ujar Very di Maumere, Sabtu (28/6).
Memilih Damai di Tengah Luka
Peristiwa penganiayaan ini menyisakan keprihatinan mendalam bagi masyarakat Sikka. Dalam konteks sosial yang erat dan multikultural, Bupati menekankan pentingnya merespons tragedi dengan kepala dingin dan hati terbuka. Pemerintah daerah tidak ingin peristiwa ini menjadi pemicu konflik sosial yang lebih besar.
“Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk menciptakan suasana yang damai, sejuk, dan kondusif demi kebaikan bersama,” tegasnya.
Pesan ini tidak hanya bersifat imbauan, tetapi juga sebagai penegasan sikap bahwa stabilitas daerah adalah prioritas yang harus dijaga bersama oleh masyarakat, tokoh adat, pemuka agama, kaum muda, dan aparat penegak hukum.
Peran Masyarakat dalam Menjaga Kamtibmas
Dalam pernyataannya, Kadis Kominfo juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi. Di era digital, penyebaran hoaks dan narasi provokatif sangat mudah terjadi dan dapat memperkeruh suasana.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










