Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Divisi Arhanud Hadir di Kupang, Perkuat Tameng Udara NTT di Gerbang Selatan Indonesia

Reporter : Ollchan
IMG 20260514 WA0002

Kupang, Mensanews.com – Kehadiran Divisi Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) di Kota Kupang menandai babak baru dalam penguatan sistem pertahanan nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Komandan Batalyon Arhanud 32, Letkol Pas Tunggul Dwi Asmoro, menegaskan bahwa pembentukan satuan baru ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat postur pertahanan darat, laut, dan udara Indonesia.

Hal itu disampaikan Letkol Pas Tunggul Dwi Asmoro kepada media di Kupang, Rabu (13/5/2026), saat menjelaskan perkembangan pembangunan markas dan kesiapan operasional satuan Arhanud yang kini mulai berproses di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga :  Partai Nasdem NTT Gelar Pelatihan Publikasi Politik Berbasis Demokrasi Dengan 3 Pemateri

“Kebetulan ini adalah program Bapak Presiden untuk membentuk satuan-satuan baru, baik di darat, laut, maupun udara. Dari TNI Angkatan Darat dibentuk 100 batalyon baru yang awalnya dinamakan batalyon teritorial pembangunan. Dari pihak Pasgat sendiri mendapat alokasi lima satuan baru, begitu juga Marinir mendapat lima satuan baru,” jelasnya.

Menurutnya, dari lima satuan baru yang dialokasikan untuk Korps Pasukan Gerak Cepat (Pasgat), sebagian besar difokuskan di wilayah Indonesia Timur. Dua satuan ditempatkan di Biak, satu di Jayapura, satu di Kupang, dan satu lainnya semula direncanakan di Timika, namun kemudian dipindahkan ke Lampung berdasarkan kebijakan pimpinan TNI Angkatan Udara.

Baca Juga :  Serahkan 4 Unit Mobil Bantuan Kementerian Desa PDTT buat BumDes, Bupati Malaka: Manfaatkan dengan Baik

“Setelah diresmikan langsung oleh Presiden, kami mulai berkantor di Kupang. Ini menjadi bagian penting dari pembangunan sistem pertahanan nasional, khususnya di sektor udara,” ujarnya.

Markas Strategis di Gerbang Bandara El Tari

Sebagai bentuk kesiapan jangka panjang, markas permanen Divisi Arhanud kini sedang dibangun di lokasi strategis, tepat di depan Bandara Bandara El Tari, berhadapan langsung dengan pintu masuk utama bandara.
Saat ini, prajurit Arhanud masih menempati fasilitas sementara sambil menunggu pembangunan tahap pertama rampung.

“Sekarang kami masih menumpang di kompi yang ada. Sebenarnya masih sesama Pasgat, tetapi beda divisi. Kalau yang di sini adalah Divisi Para, sedangkan kami Divisi Arhanud. Prajurit kami sudah mulai tertampung di barak sejak November tahun lalu,” ungkap Tunggul.

Baca Juga :  TAGANA: Ujung Tombak Penanganan Bencana

Ia memperkirakan pembangunan tahap pertama akan selesai pada akhir Juni atau awal Juli 2026, sehingga seluruh personel dapat segera berpindah ke fasilitas baru yang lebih representatif.

Benteng Udara Baru untuk Nusa Tenggara Timur