Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Gedung Gereja Bolan, Dibangun Karena Peduli

KARDINAL 05

Andreas mengaku sangat prihatin dengan kondisi Gereja yang penuh genangan air dengan bangku Gereja tercecer tak beraturan karena terhempas aliran air. Tumpukan lumpur dan genangan air memenuhi pelataran Gereja. Sorotan matanya sontak terpaku karena menatap dari dekat panorama kelam yang sungguh menyayat hati.

“Saya datang di Malaka karena badai Seroja yang melanda daerah ini. Membantu sesuai kebutuhan umat. Namun ketika masuk di Gereja Bolan hati saya langsung terkoyak. Wah, ini Rumah Tuhan sangat tidak layak untuk digunakan lagi. Satu pengalaman iman yang sungguh menggores di hati,” ucapnya.

Selain sebagai motivasi bagi umat, Andreas pun mengharapkan agar pembangunan gedung gereja ini digunakan secara bertanggung jawab. “Umat diharapkan punya rasa memiliki bangunan Gereja baru ini dengan menjaga kebersihan dan merawatnya secara baik,” kata sambil tersenyum.
Pembangunan Gereja Santo Fransikus Bolan ini juga melibatkan berbagai pihak yang peduli. Semua material bangunan diangkut dari Jakarta dengan kualitas terbaik. Umat juga terlibat aktif dengan menyumbangkan tenaga. (*/Oll)

Baca Juga :  SK Teko-Teda Dibekukan, Bupati Malaka : Ini Untuk Masyarakat Malaka