Tujuan dari pembangunan jaringan irigasi itu kata Ludovikus yakni untuk menambah Indeks Pertanaman yang mulanya 1 kali tanam menjadi dua kali dan seterusnya. Selain itu, memperluas areal persawahan.
“Penentuan besaran anggaran pun berdasarkan peta polihon, artinya disurvei secara matang untuk menentukan ketinggian. Bantuan ini pun melalui swakelola yang dikelola Poktan sendiri,” ujarnya.
Adapun Poktan yang menerima bantuan antara lain Setia Tani (Desa Kamanasa/Malaka Tengah) sebesar Rp. 528. 705.000, Hamparan Sukabihun (Desa Raimataus/Malaka Barat) sebesar Rp. 341.000.000, Kafae (Desa Angkaes/Weliman) sebesar Rp. 352.470.000 dan Sinar Bau Bein (Deaa Lakekun Barat/Kobalima).
Total yang diterima sebesar Rp. 1.705.500.000.
Menyusul dana sebesar Rp. 501 juta akan segera dicairkan dalam waktu dekat dan diberikan kepada 5 Poktan lainnya yakni Maju Mandiri (Desa Manulea/Sasitamean) sebesar Rp. 120 juta, Maju Bersama (Desa Bereliku/Malaka Tengah) sebesar Rp. 141 juta, Haburas (Desa Wehali/Malaka Tengah) sebesar Rp. 75 juta, Hamparan Nualaran Satu (Desa Harekakae/Malaka Tengah) sebesar Rp. 75 juta, Raimea D3 (Desa Fatoin/Io Kufeu) sebesar Rp. 75 juta dan SID Irigasi Perpompaan sebesar Rp. 15 Juta.
Total keseluruhan dana tersebut sebesar Rp. 2. 206.500.000.
Hadir dalam acara penerimaan bantuan itu Asisten Administrasi dan Kesra Sekda Malaka, Yoseph Parera, Kepala Dinas Pertanian Malaka Vinsensius Kapu dan Para Ketua Poktan.
Sumber : diskominfomalaka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










