Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

KUR Rp350 Miliar Disiapkan, Bank NTT Target Jadi Penopang Utama Ekonomi Rakyat

Reporter : Ollchan
IMG 20260525 WA0000

Dalam forum RUPS tersebut, para pemegang saham juga mendorong Bank NTT agar lebih agresif mendukung program prioritas pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota melalui skema pembiayaan yang produktif dan tepat sasaran.

Selain membahas penguatan pembiayaan rakyat, RUPS juga mengevaluasi kinerja Bank NTT secara menyeluruh, mulai dari perkembangan aset, ekspansi bisnis, hingga rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR).

Melkiades menyebut, diskusi yang berlangsung selama dua agenda RUPS tersebut memperlihatkan optimisme besar seluruh pemegang saham terhadap masa depan Bank NTT.

Baca Juga :  Serahkan Bantuan Bagi KTH, Wagub JNS: Jangan Sampai Tidak Bisa Merawat Dan Kemudian Jadi Besi Tua

“Kami melihat langsung bagaimana rencana bisnis Bank NTT ke depan dipaparkan secara terbuka. Ini membuat semua kepala daerah semakin yakin bahwa Bank NTT bisa berkembang jauh lebih baik,” katanya.

Selain fokus pada penguatan ekonomi rakyat, RUPS juga menghasilkan sejumlah keputusan strategis lainnya, seperti penyesuaian struktur direksi dan komisaris sesuai rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pergantian Direktur Kepatuhan, hingga pengesahan perubahan status PT Bank NTT menjadi Bank NTT Perseroda.

Pemerintah daerah juga menunjukkan komitmen memperkuat permodalan bank milik daerah tersebut. Pemerintah Provinsi NTT menambah penyertaan modal sebesar Rp30 miliar, Kabupaten Malaka Rp5 miliar, dan Kabupaten Alor Rp3 miliar.

Baca Juga :  Bank NTT Bantu Pembangunan Gereja Kharisma Di Kota Kupang

Tak hanya dalam bentuk uang tunai, RUPS juga menyetujui skema inbreng atau penyertaan modal melalui aset non-tunai seperti tanah untuk mendukung pengembangan Bank NTT.

Melkiades menegaskan, penguatan kelembagaan dan permodalan Bank NTT harus berdampak langsung terhadap pelayanan masyarakat, khususnya dalam membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi sektor produktif.

Ia optimistis, dengan dukungan seluruh kepala daerah dan penguatan tata kelola perusahaan, Bank NTT dapat tumbuh menjadi bank daerah yang sehat, modern, dan semakin dekat dengan kebutuhan rakyat.

Baca Juga :  Upaya Pemulihan Perekonomian Akibat Dampak Covid 19, Gubernur minta para Bupati Siapkan Langkah Strategis

“Prinsipnya kami semua sudah berkomitmen bersama membesarkan Bank NTT supaya semakin kuat dan semakin banyak membantu masyarakat,” pungkasnya.